Datuak Ombi, Bandar Narkoba di Limapuluh Kota Dituntut 14 Tahun Penjara

0
51

Limapuluh Kota,Dekadepos—Lima orang terdakwa yang tersandung kasus dugaan pesta Narkoba serta ke Pemilikan sekitar 30. 90 Gram Narkoba jenis sabu-sabu serta belasan butir Inex yang sebelumnya di grebek Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh beserta Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Bagus s, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tanjung Pati Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota.

Ke empat terdakwa, Ombi Saputra (36) panggilan Datuak Ombi, warga Jorong Pintu Koto Kenagarian Bukik Limbuku Kecamatan Harau, Hanifala Kiki (25), Dedi Rustam (34) serta Muhammad Alfi (27) yang merupakan mantan Oknum anggota Polisi yang sebelumnya dipecat juga karena terlibat kasus Narkoba. Mereka menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kota Payakumbuh. Sidang pembacaan dakwaan tersebut, sebelumnya sempat terundur hingga beberapa kali. Hingga pada Rabu (19/10) sidang kembali digelar di ruang sidang I sekitar pukul 14.30 Wib

Dalam dakwaan JPU, yang dibacakan Zuriati, JPU menuntut para terdakwa dengan tuntutan bervariasi, mulai dari 2 tahun hingga 14 tahun. Sidang tersebut juga dijaga ketat anggota Kepolisian dari Mapolres Lima Puluh Kota. Sidang pembacaan tuntutan dipimpin Hakim Ketua, Afrizal Hadi, SH serta dua orang Hakim Anggota, M. Iqbal Hutabarat. SH, MH dan Junter Sijabat. SH.

Dalam tuntutannya, JPU berpendapat perbuatan para terdakwa telah terbukti dalam dakwaan, mereka juga telah melanggar Undang-undang. Terdakwa Datuak Ombi dituntut paling tinggi dibanding ketiga terdakwa lainnya, ia dituntut selama 14 tahun penjara denda 1 M atau subside 3 bulan kurungan, sementara tiga terdakwa lainnya, masing-masing dituntut 2 tahun penjara. Beberapa hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa melanggar Undang-undang, meresahkan serta tidak mendukung upaya pemberantasan Narkoba. Sementara hal yang meringankan, terdakwa tidak berbelit-belit selama persidangan, memiliki tanggungan keluarga serta menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi.

Usai pembacaan tuntutan, Ketua Majelis Hakim, Afrizal Hadi, SH menyebutkan kepada keempatnya bahwa mereka berhak melakukan pembelaan, baik secara tertulis maupun lisan. Namun sayang, keempat terdakwa tidak banyak bicara. Sesaat mereka terdiam, beberapa menit kemudian mereka mulai bicara dan hanya meminta keringanan agar tuntutan tersebut diringankan. Namun JPU tetap bersikukuh dengan tuntutan yang telah dibacakan tersebut.

“ Kita tetap sesuai dengan tuntutan. Mereka kita tuntut berbeda-beda sesuai dengan fakta yang terungkap dalam persidangan” sebut Zuryati, Jaksa Kejaksaan Negeri Payakumbuh, usai persidangan.

Sebelumnya diberitakan, Penangkapan keempat tersangka, berhasil dilakukan berkat informasi yang diperoleh dari tersangka Ali Akbar (38) panggilan Bongkeng warga Kelurahan Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur yang sebelumnya dibekuk didepan sebuah sekolah dasar saat mengantarkan pesanan 1 paket Narkoba jenis sabu-sabu. Dari pengembangan, tersangka Bongkeng mengaku mendapatkan Narkoba tersebut dari seorang pria bernama Ombi Saputra (36) panggilan Datuak Ombi. Dari penangkapan terhadap Bongkeng, anggota Satresnarkoba yang telah berkoordinasi dengan Kapolres Payakumbuh serta Kapolres Lima Puluh Kota, sepakat untuk melakukan penggerebekan dirumah Datuak Ombi, sebab daerah tersebut masuk kedalam wilayah hukum Polres Lima Puluh Kota. Lewat telpon, Polisi melakukan pancingan dengan memanfaatkan tersangka Bongkeng untuk menanyakan keberadaan keberadaan Datuak ombi kepada Hanifala Kiki (25) juga warga setempat yang diduga kerap melakukan pesta Narkoba dirumah Datuak ombi.

Dari keterangan Kiki yang berprofesi ditempat Salon, diketahui Datuak Ombi tengah berada di Kawasan Ketinggian, ditempat salah satu istrinya. Namun saat dilakukan penyelidikan ke tempat dimaksud, Datuak ombi ataupun kendaraan yang biasa digunakan tidak terlihat.

Mereka yang dibekuk pada hari Sabtu (2/4) sekitar pukul 01.30 Wib Ombi Saputra (36), Hanifala Kiki (25), Dedi Rustam (34) serta Muhammad Alfi (27) yang merupakan mantan Oknum anggota Polisi yang sebelumnya dipecat juga karena terlibat kasus Narkoba, dari penggerebekan tersebut, berhasil diamankan Barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu, yakni 1 paket besar narkoba jenis shabu, 40 paket kecil narkoba jenis shabu dengan beragam harga dan 14 buah inex beserta beberapa buah bong. Saat penggerebekan dirumah tersebut, sempat diwarnai dengan letusan senjata api oleh Kapolres Lima Puluh Kota dan anggota Satresnarkoba Payakumbuh, sebab beberapa orang tersangka berusaha melakukan perlawanan dan melarikan diri.

Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan Vonis terhadap keempat terdakwa akan dilanjutkan tanggal 31 Oktober mendatang. “ Banar, sidang lanjutan untuj keempat terdakwa akan kita lanjutkan pada 31 Oktober mendatang”. Sebut Hakim Ketua, Afrizal Hadi, SH melalui Hakim Anggota, M. Iqbal Hutabarat. SH, MH. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here