Dekranasda Gandeng AFDB, Sulaman dan Bordiran Bukittinggi Rambah Pasar Internasional

0
261

Bukittinggi,Dekadepos.com.

Sulaman dan bordiran khas Bukittinggi mulai diperkenalkan ke tingkat Nasional dan internasional. Untuk itu Dekranasda Kota Bukittinggi menggandeng Asosiasi Fashion Disainer Bukittinggi (AFDB) Kota Bukittinggi mengikuti pameran Indonesia Fashion Week 2017 pada 1-5 Februari di Plenary Hall Jakarta Conventi on Center (JCC). Ikut Hadir Ketua Dekranasda Kota Bukittinggi Yessi Ramlan Nur matias beserta rombongan.

Selain mengikuti pameran, AFDB Kota Bukittinggi juga menampilkan hasil rancangan mereka pada event yang bertemakan Celebration of Culture. Tak ha nya berkesempatan untuk menampilkan karya – karya rancangannya melalui Fa shion Show yang dibawakan oleh peragawati dari Bukittingi dan Ibu kota, para disainer Bukittinggi juga disediakan 1 buah boot tempat memamerkan hasil karya nya yang difasilitasi Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi.

Ketua Dekranasda Kota Bukittinggi Yesi Ramlan mengatakan, diikutsertakan nya Perancang Kota Bukittinggi pada Pameran kali ini adalah dalam rangka mem perkenalkan Potensi Sulaman dan Bordir khususnya Kerancang Kota Bukittinggi ke dunia luar. Karena menurut Yessi tanpa promosi orang lain tidak akan tahu deng an potensi yang kita miliki. Lebih lanjut Yessi didampingi Ketua GOW Kota Bukit tinggi Khadijah Irwandi mengatakan, perancang – perancang Bukittinggi mempu nyai kemampuan yang tidak kalah dengan disainer lainnya dan sudah saatnya untuk ditunjukkan kedunia luar dan untuk itu perlu Promosi.

Alvi Oktrisni selaku ketua AFDB Bukittinggi mengatakan, sangat mengapre siasi Dekranasda Bukittinggi. Menurut Alvi ini adalah langkah awal untuk go nasio nal dan bahkan internasional, ujarnya. Dengan promosi dan pameran pertama kali ini dapat dijadikan sebagai pembanding untuk mengukur kemampuan kita. Agar Sulaman dan bordiran Bukittinggi semakin dikenal. Ujungnya akan memperba nyak permintaan sehingga dapat menghidupkan UKM dan pengrajin lokal.

Sementara itu disela – sela penampilan rancangan karya disainer Bukittinggi yang ditampilkan, disainer Linda Purnama mengungkapkan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dekranasda di bawah kepemimpinan ibu Yesi Ramlan. Karena baru kali inilah para disainer Bukit tinggi merasa sangat diperhatikan dan diikutsertakan pada iven bergengsi seperti Indonesia Fashion Week ini. Tentu saja hal ini akan membuat kami sebagai disai ner lebih bersemangat untuk menciptakan ide – ide baru nantinya, ucapnya.

Penampilan 8 disainer Bukittinggi lewat 24 busana siap pakai premium (rea dy to wear deluxe) dengan kerajinan Sulam dan Bordir pada setiap rancangannya memukau pengunjung.Terlihat dengan tepuk tangan kagum dari penonton yang memadati Mini Stage Cendrawasih Plenary Hall JCC.

Emalinda Chaidir dari rumah mode Cendrawasih menampilkan Baju Basiba yang dimodifikasi dengan bordir anggrek timbul serta sulaman suji caia dalam war na silver dan pink, Desi Oktavia dari Putri Ayu menampilkan Baju kurung kreasi ba ru dengan sentuhan bordir dengan warna biru malam yang diberi sentuhan be nang emas, Eni Murnisari menampilkan aneka sulam dan bordir serta renda yang dipadu dengan batik Bukittinggi dengan tema Rang Minang, Alvy Oktrisni dari ru mah mode Vee House menampilkan baju-baju warna pastel dengan tema roman tic eksotik dengan sulaman rajut yang kekinian. Linda Purnama dari rumah mode Linda Butik menampikan Baju Basiba yang klasik dan elegan yang dipadu padan dengan songket. disamping itu juga tampil Ida Arleni dari rumah mode Ambun Suri dan Shintia dari rumah mode Shintia Butik serta Netti Hirdiani dari rumah mode Krissandina yang memukau penonton malam itu… ( Aldo )….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here