Desak Kapolri Tangkap Ahok, Anak Tanah Abang Pajang Baliho Raksasa

0
26

Nasional,Dekadepos.com

Desakan agar Polri menuntaskan kasus dugaan penistaan terhadap Alquran oleh Ahok terus mengalir dari sejumlah pihak. Kali ini, giliran Anak Tanah Abang unjuk gigi terkait kasus itu.

Tak tanggung- tanggung untuk mendesak aparat kepolisian mereka memasang Baliho/ spanduk berukuran besar sebagai bentuk aspirasi dari sejumlah pihak.

Mustaqiem saat dijumpai wartawan di Jl H Fachrudin,Tanah Abang Jakarta Pusat, Sabtu (12/11) mengatakan pihaknya mengapresiasi aparat penegak hukum agar segera menindak penista agama.

” Baliho ini sebagai bentuk Aspirasi masyarakat yang penting untuk diperhatikan, kami minta penagak hukum segera menindak Ahok, agar nantinya tidak menjadi polemik” ujarnya Dilansir Detik.com

Mustaqiem mengatakan Baliho ini rencananya akan dipasang hingga akhir bulan ini di dekat gedung yang dulu digunakan sebagai posko pemenangan Abraham ‘Lulung’ Lunggana.

Meski dipasang di masa kampanye, Mustaqiem memastikan pemasangan baliho tidak ada kaitannya dengan Pilkada DKI Jakarta. Dia menegaskan tuntutan penuntasan atas laporan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan suara banyak pihak.

” Tuntutan ini adalah harapan penuntasan atas laporan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kita harap juga hal ini tidak dikaitkan dengan pilkada, ini jelas hanya mendukung fatwa MUI,” sebutnya.

Sementara itu Lulung saat dikonfirmasi wartawan mengatakan pemasangan baliho bukan idenya. Senada dengan Mustaqiem, Lulung menyebut pemasangan baliho terkait kasus Ahok merupakan ekspresi suara dari warga sekitar.

“Saya tidak ada perintahkan, tapi ini ekspresi anak-anak sini dan minta izin ke saya untuk pasang di depan karena lokasinya strategis. Ya saya bilang silakan pasang, itu kan bentuk ekspresi teman-teman untuk mendukung pendapat keagamaan dari MUI,” terang Lulung.

Lulung menegaskan laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok harus diusut tuntas agar tidak ada lagi pihak yang seenaknya menghina agama orang lain.

“Sejalan dengan MUI saya sangat berharap pihak berwajib melakukan penegakan hukum secara tegas dan transparan. Ini adalah proses pembelajaran agar tidak ada lagi yang melakukan penistaan terhadap agama apapun, karena kita sadar, kita akan tetap menciptakan kerukunan antar umat beragama,” sambungnya.(Dtk/dho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here