Di Payakumbuh Hari Pertama Sekolah Siswa ini Meninggal Dunia

0
176

Payakumbuh, dekadepos.com 

Meski keinginannya untuk bisa bersekolah di SMA 2 Payakumbuh tercapai, namun Allah berkehendak lain, usai memperkenalkan diri dihadapan puluhan kawan-kawannya, M. Hari Atmaja (16) siswa kelas X IPS 2 dijemput oleh sang pencipta. Kabar itu seketika membuat suasana disekolah yang berda di perbukitan itu menjadi riuh. Guru-guru dan Siswa yang tergabung dalam Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) mencoba memberikan pertolongan kepada Hari yang disebut-sebut mengidap penyakit jantunt itu.

Kepala SMA 2 Payakumbuh, Irma Takarina ketika dikonfiormasi pada Senin (17/7) membenarkan bahwa salah seorang siswanya meninggal dunia tak lama usai memperkenalkan diri dihadapan teman-teman sekelasnya. Kabar meninggalnya Hari menjadi duka tersendiri bagi sekolah yang banyak melahirkan tokoh-tokoh dan pemimpin Payakumbuh itu. Menurut Irma, Hari pagi sebelum kejadian terlihat duduk menunggu di pakiran sepeda motor, sementara kawan-kawn lainnya mengikuti upacara bendera. Saat ditanya, ia menyebutkan tengah menunggu Wakil Kepala Sekolah.

“ Memang benar, tadi pagi ada salah seorang murid kami yang meninggal dunia didalam kelas usai memperkenalkan diri. Dari informasi yang didapat,ia menderita penyakit jantung. Sebelum kejadian, saya sempat melihat ia duduk diparkiran, saat ditanya, ia menyebut tengah menunggu wakil kepala sekolah.  Tak berselang lama usai upacara ia masuk ke kelas seperti siswa lainnya, usai memperkenalkan diri dan kembali ke tempat duduk, ia terjatuh. Hingga dilarikan oleh siswa UKS dengan tandu ke Puskemas Air Tabit. Namun sayang, nyawanya tidak tergolong”. Sebut Irma, Senin sore (17/7).

Irma juga menambahkan, hari kejadian tadi merupakan hari pertama Bagi Hari masuk sekolah, sebelumnya ia tidak terdaftar. Namun karena orang tua Hari tetap berkeinginan agar anaknya tetap masuk/sekolah di SMA 2, akhirnya ia bisa sekolah, sebab ada murid tinggal yang tidak melanjutkan sekolah lagi. “ Orang tua hari sangat berharap anaknya bisa sekolah disana, karena itu sekolah terdekat, apalgi Hari menderita penyakit jantung. Namun Allah berkata lain, ia pergi di hari pertama sekolahnya. Kami turur berduka”.

“ Selamat jalan Hari, Gapai mimpimu di Surga sana “  (Esha Tegar).      

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here