Di Payakumbuh Puluhan Anak Punk “ di Batalion kan”

0
347

Payakumbuh, Dekadepos.com 

Puluhan orang anak Punk yang diamankan oleh Tim Satpol-PP Payakumbuh beberapa hari lalu di “ Batalion kan” (Menjalani pembinaan di Batalion 131 Braja Sakti. Red)  oleh Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Sosial seempat. Usia menjalani serangkaian pembinaan fisik dan mental, mereka menangis pada hari terakhir pembinaan Kamis (13/7)di Batalion 131 Braja Sakti, Kawasan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh.

15 orang anak jalanan (Anjal) seakan menyesali segala tingkah lakunya selama berada dijalanan. Mereka mengaku bersalah setelah pergi dari rumah orangtuanya dan hidup dijalanan. “Mereka mengikuti pembinaan selama 4 hari mulai jam 4.30 Wib pagi sudah bangun, setiap hari. Kemudian sholat subuh berjamaah, senam, Goro kemudian materi dalam ruangan seperti penyakit kelamin dan obat-obat terlarang, materi Perda dan pembinaan Agama,” jelas Kadis Sosial Payakumbuh Idris melalui Kabid Perlindungan Rehabilitasi dan Jaminan Sosial, Hj. Aswad Minggu (16/7) kepada wartawan.

Disampaikan Hj. Aswad, pembinaan anak jalanan dilakukan bekerjasama dengan Pol PP, TNI Batalion 131 Braja Sakti dan Dinas Sosial. Setelah dilakukan pembinaan 15 anak jalanan dimana 4 orang diantaranya wanita dikembalikan kepada orangtuanya masing-masing. “Setelah selesai pembinaan mereka dikembalikan kepada orangtuanya masing-masing. Sehingga mereka kita harapkan tidak kembali lagi kejalanan seperti sebelumnya,” sebut Aswad.

Sayangnya sebut Hj. Aswad anak-anak jalanan tidak mau mengikuti pelatihan keterampilan ditawarkan dinas Sosial. “Setelah kita tawarkan siapa yang mau mengikuti pelatihan keterampilan, tidak satupun diantara mereka yang mau. Mereka beralasan tidak hobi dan tidak ada bakat. Jadi kita kembalikan mereka kepada orangtuanya,” terangnya.

Bila nanti masih ditemukan dijalanan terang Hj. Aswad bila perempuan akan lansung dikirim ke panti sosial Sukarami Solok. “Kalau wanita lansung kita kirim ke Sukarami Solok, jika laki-laki kita akan  stresing,” jelasnya. Diharapkannya, rata-rata mereka hidup dijalanan karena tidak mendapatkan kasih sayang dan perhatian penuh dari orangtuanya. Sehingga mencari tempat curhat, namun mereka salah memilih kawan tempat berbagi cerita.

“Kita minta kepada orangtua untuk membuat mereka nyaman dirumah. Berikan mereka kasih sayang. Selama ini mereka krisis belaian kasih sayang. Sehingga mencari tempat curhat yang salah dijalanan. Mereka semuanya punya rumah dan orangtua. Maka dengan pembinaan diharapkan mereka disiplin,” ceritanya.

Tidak hanya itu, diharapkan anak-anak jalanan yang sudah mendapatkan pembinaan bisa membudayakan hidup bersih dilingkungan masing-masing. “Silakan mereka mencari hidup di pasar, berjualan atau kerja tempat orang namun harus bersih. Ini yang kita sampaikan pentingnya hidup bersih,” harapnya.

Sebelumnya Pol PP mengamankan sebanyak 13 orang anak Jalanan pada Senin (10/7) sehari kemudia kembali diamankan 4 orang. “Setelah kita amankan kemudian kita serahkan kepada Dinas Sosial untuk dibina. Jadi bekerjasama dengan Dinas Sosial, TNI dan Pol PP maka dilakukan pembinaan selama 4 hari. Ditempat pembinaan mereka diberikan baju, makan, snek dan lainnya. Jadi kita harapkan mereka tidak lagi kembali kejalan,” sebut Kasat Pol PP Kota Payakumbuh Davitra didampingi Kasi Ops, Atrimon dan Kasi PPD, Erizon kepada wartawan. (Esha Tegar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here