Dibalik Terbakarnya Mobil Pengisi BBM di SPBU Tanjuang Kaliang, Ada Orang “Bagak” Diduga Ikut Bermain

0
210

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Terbakarnya sebuah mobil pribadi jenis carry dengan Nomor Polis BA 1865 MS warna merah Usai mengisi BBM ke tangki yang diletakkan didalam mobil bagian belakang yang diketahui dikemudikan oleh Erman Jonna (60) mengundang tanya tanya, sebab aksi Pengisian BBM bersubsidi jenis premium/bensin dengan mobil tersebut diduga telah berlangsung lama, untuk menjalankan aksi tersebut, diduga ada orang “Bagak” yang ikut bermain.

Baca juga : http://www.dekadepos.com/suzuki-carry-pengisi-bbm-terbakar-di-depan-spbu/

Hal tersebut diketahui saat sejumlah wartawan melakukan peliputan pada Minggu (3/12) sekitar pukul 11.00 Wib ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)/ Pom Bensin Nomor 14 262 585 dan Mobil yang terbakar tersebut. Usai mengambil gambar saat sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat yang terpaksa balik kanan karena SPBU tutup sementara.

Saat mengambil gambar mobil yang sudah ditutup dengan terpal/plastik itu, tiba-tiba datang seorang pria yang langsung melakukan pengancaman akan memukul wartawan jika terus melakukan pengambilan gambar, tidak sampai disitu saja, ia juga mengusir wartawan dan berusaha menyembunyikan mobil yang terbakar cukup parah itu. Bersama sejumlah orang, ” Pria bagak” tadi langsung berusaha menyembunyikan mobil tersebut dengan cara mendorongnya ke tempat lain. Saat ditanya kepada warga sekitar, disebutkan bahwa pemilik mobil/yang mengendarai mobil Tengah dirawat di RSUD Dr. Adnaan Wd Payakumbuh.

“ Den nan punyo oto jan ditembak-tembak dulu” ujarnya

Beruntung anggota Polsek Luhak Kembali datang ke lokasi kejadian terbakarnya mobil tadi. Tak berselang lama, petugas Piket Satreskrim dan Kasat Rekrim Polres Payakumbuh, AKP. Camri Nasution datang ke lokasi dan segera mengamankan tangki dan mobil yang sebelumnya disembunyikan agar tidak diketahui orang banyak itu. Tangki dan mobil terbakar tersebut selanjutnya diamankan ke Mapolres Payakumbuh Kawasan Labuah Basilang Kecamatan Payakumbuh Barat.

Pria yang melakukan pengancaman terhadap wartawan dan mengaku sebagai pemilik mobil yang terbakar

Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatreskrim didampingi Kasubag Humas, Iptu. Hendri Has dan Paur Humas, Aiptu. Hendri Ahadi ketika dikonfirmasi Minggu sore (3/12) terkait peristiwa tersebut, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan mobil yang terbakar dan tangki tersebut. Namun untuk proses penyelidikan selanjutnya akan dilakukan Senin, termasuk meminta keterangan saksi-saksi. “ Tangki dan mobil yang terbakar tersebut sudah kita amankan di Mapolres. Untuk pemeriksaan terhadap saksi-saksi (petugas spbu, korban dan lainnya) akan kita lakukan besok, Nama Saksi dan korban serta petugas SBPU juga sudah kita catat”ucapnya.

Ia juga menambahkan, Senin (4/1) penyidik Polres Payakumbuh akan melakukan interogasi mendalam terhadap sejumlah pihak, terkait ada atau tidaknya Pelanggaran, ia belum bisa menyimpulkan. “ Hari ini belum bisa kita pastikan pelanggarannya. Namun yang namanya orang beli BBM pakai tangki sudah jelas pelanggaran. “ ucap AKP. Camri Nasution.

Ditempat terpisah, Ketua LSM Lidik Krimsus, Rothman Uchok Silitonga berharap agar penegak hukum segera melakukan penyelidikan terhadap kasus terbakarnya sebuah mobil pribadi usai membeli BBM jenis Premium di salah satu SPBU di Kabupaten Limapuluh Kota, apalagi adanya dugaan penyembunyian mobil yang terbakar setelah diketahui oleh wartawan. “ Tentu kita berharap agar pihak kepolisian/berwajib segera melakukan penyelidikan terhadap peristiwa itu. Apalagi ada kesan adanya orang bagak yang menyembunyikan mobil serta melakukan pengancaman terhadap wartawan yang melakukan tugas peliputan.” Sebutnya. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here