Dibantu Anggota Satlantas, Polisi Bekuk Nenek 7 Cucu

0
65

Payakumbuh, Dekadepos.com

Seorang Nenek 7 orang Cucu Asal Jorong Balai Talang Kenagarian Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota I (56) yang diduga sebagai pengedar Narkoba jenis sabu-sabu dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh di Jorong Koto Baru Kenagarian Koto Baru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota pada Selasa (27/2) sekitar pukul 16.45 Wib, penangkapan terhadap ibu tiga anak itu dilakukan setelah Polisi menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka I akan melakukan transaksi Narkoba di wilayah hukum Polres Payakumbuh.

Dari informasi tersebut, juga disebutkan cirri-ciri tersangka dan kendaraan yang digunakan, hingga anggota Satresnarkoba yang langsung dipimpin Kasatresnarkoba, Iptu. Hendri Has, SH mulai melakukan pengintaian. Tak berselang lama, anggota Satlantas Polres Payakumbuh memberhentikan tersangka yang tengah melaju itu. Kendaraan tersangka dihentikan oleh Polisi karena dicurigai, sebab tidak memasang nomor Polisi di bagian belakangnya. Saat dihentikan petugas itulah, gerak-gerik tersangka terlihat mencurigakan. Saat ditanya oleh anggota, ia tidak dapat menjawab. Karena menaruh curiga, anggota Satlantas menghubungi Anggota Satresnarkoba.

4 5

Hingga tak berselang lama, anggota Satresnarkoba, satu orang Polwan dan Kasatresnarkoba sampai di lokasi tersebut, didampingi aparat Jorong setempat dan dan warga Polisi melakukan penggeledahan. Dari penggeledahan yang dilakukan,, berhasil ditemukan 3 paket kecil sabu-sabu siap edar yang disimpan dalam saku rompi bagian depan atas yang dibungkus dengan plastic, selain itu juga diamankan 5 tabung Hexymer (obat yang dibeli harus dengan resep dokter.red) sekitar 5000 butir yang disimpan tersangka dalam sebuah plastic. Kepada petugas, tersangka mengakui bahwa Sabu-sabu dan Hexymer itu akan ia jual kepada pemesan.

1 2 3

“ Sabu-sabu dan obat itu memang milik saya pak, menurut rencana akan saya jual kepada pemesan. Selain mengedarkan sabu-sabu, saya juga memakainya. Barang itu saya dapatkan dari seorang pengedar di daerah Situjuah Pak”. Sebut tersangka.

Penangkapan terhadap wanita yang mengaku baru menjalani bisnis itu selama satu tahun belakangan, menarik perhatian warga yang melintas di Tan Malak Payakumbuh – Limbanang, sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terlihat berhenti untuk melihat dari dekat, kondisi tersebut sempat memacetkan jalan itu. Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatresnarkoba, Iptu. Hendri Has, SH didampingi Kanit Narkoba, Aiptu. Ardiyanto menyebutkan bahwa tersangka I berhasil dibekuk atas informasi warga yang mengaku resah dengan sepak terjang wanita yang telah berumur setengah abad lebih itu.

“ Tersangka kita bekuk saat mengendarai sepeda motor saat menuju Payakumbuh, ia diduga hendak mengantarkan pesanan Narkoba jenis sabu-sabu. Dari pengeledahan yang dilakukan, kita mengamankan sejumlah barang bukti. Ia juga telah mengakui bahwa barang haram itu memang miliknya dan hendak diedarkan”. Sebut Hendri Has, Selasa (27/2).

Tersangka juga menyebutkan bahwa ia telah beberapa kali menjual sabu-sabu kepada pembelinya, ada yang diantar langsung ke pemesan dan ada juga yang dijemput langsung kerumahnya. Ia juga menyebut pernah mengkonsumsi sabu-sabu bersama suami. “ Saya juga memakai sabu-sabu pak, terakhir kali saya memakai sabu berdua suami di Kawasan Labuah Silang Payakumbuh, itu sekitar empat hari lalu”. Ucap I Poloso. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here