Diduga hasil hubungan luar nikah, Bayi dibuang di emperan Toko

0
31

Payakumbuh. Dekadepos.com

Berbagai kasus kriminal terus mewarnai Kota Payakumbuh, tidak saja Narkoba, penganiayaan yang berujung kematian, pencabulan, juga aborsi. Bahkan baru-baru ini, kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Payakumbuh. Padahal beberapa waktu sebelumnya juga terjadi kasus yang sama, dimana pasangan luar nikah asal Kabupaten Limapuluh Kota membuang bayi hasil hubungan gelap mereka di Panti Asuhan Kawasan Labuah Baru Kecamatan Payakumbuh Utara.

Kini, kasus serupa kembali terjadi pada Rabu (24/5) sekitar pukul 06.00 Wib. Dari data yang berhasil dihimpun, kasus pembuangan bayi didepan sebuah Toko Perabot di Jalan Ahmad Yani (Tak jauh dari. Saat itu seorang warga bernama Riri (30) yang melintas dijalan tersebut, secara tidak sengaja mendengar suara tangisan bayi. Karena penasaran, ia mencoba mencari asal suara itu, hingga ia menemukan bayi berjenis kelamin perempuan yang tergeletak sendirian.

Karena kasihan, ia mengambil bayi malang yang diperkirakan baru beberapa hari itu. Sebab diperut bayi yang dibungkus Kasin sarung dan selimut itu masih menempel tali pusar. Kasus penemuan bayi itu selanjutnya dilaporkan ke Polres Payakumbuh Kawasan Labuah Silang. Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan yang mengetahui penemuan bayi itu membenarkan bahwa bayi itu telah dibawa ke Mapolres.

” Memang tadi ada penemuan bayi yang ditinggal didepan sebuah tokok di Jalan A. Yani. Bayi tersebut telah dibawa ke Mapolres”. Ucapnya.

Sementara, Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasat Reskrim. Iptu. Wawan Dermawan didampingi Kaur Reskrim. Iptu. Eldi Viarso menyebutkan bahwa hingga kini pihaknya masih melakukan penyeliidkan terhadap kasus dugaan pembuangan bayi itu. ” Kita masih melakukan penyeliidkan terhadap penemuan bayi itu.” Sebutnya.

Ditempat terpisah, Anggota DPRD Propinsi Sumbar, Darman Sahladi menyayangkan dengan kembali terjadi kasus pembuangan bayi oleh orang tua. Kedepan ia berharap setiap keluarga ditengah-tengah masyarakat lebih peduli dengan anak dan kemenakan mereka. ” Kita tentu kaget sekaligus prihatin dengan kembali terjadi kasus ini. Kedepan kita berharap semua pihak semakin peduli dan mengawasi anak-anak mereka, terutama dengan makin terbukanya dunia informasi, sebab mereka dengan mudah membuka akses internet. Tentu ini harus jadi perhatian kedepannya. “. Ucap Politisi Partai Demokrat itu. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here