Diduga hisap lem, Belasan ABG dijaring, jelang shubuh waria Menyusul

0
263

Payakumbuh, Dekadepos.com

 Belasan orang Anak Baru Gede (ABG) dijaring Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Tim 7, selain itu, Tim yang terdiri dari TNI, Polri, Pol-PP dan POM TNI juga menjaring seorang Waria yang diduga tengah menunggu “ Pelanggannya”. Usai di jaring tim yang dipimpin Kasat Pol-PP & Damkar, Devitra itu, mereka diamankan ke Markas Pol-PP di Kantor Balaikota baru di Eks. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi Kelurahan Bunian.

Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) itu dilakukan pada Selasa (18/7) sekitar pukul 23.00 Wib. Usai melakukan apel, tim bergerak ke Hotel Sari yang berada di Kawasan Simpang Benteng Kecamatan Payakumbuh Utara itu. Di hotel yang kerap diamankan pasangan luar nikah itu, Tim tidak menemukan pelanggaran. Dihotel dua lantai itu, hanya didapati pasangan suami istri yang kemalaman. Tak puas melakukan pemeriksaan di salah satu kamar hotel, tim terus melakukan pemeriksaan ke kamar-kamar lainnya. Sama seperti kamar sebelumnya, tim tidak menemukan pasangan luar nikah atau pelanggaran lainnya.

Dari hotel sari, Tim dengan 4 mobil patrol itu, bergerak ke Hotel Syariah Mangkuto di Kawasan Nan Kodok. Dari pemeriksaan buku tamu/daftar tamu yang menginap, Tim tidak menemukan adanya pasangan luar nikah yang  menginap disana. Dari hotel Mangkuto, tim bergerak lagi ke Batas Kota di Jalan Lingkar Selatan, saat sampai disana, empat orang ABG (1 perempuan) yang diduga kerap menggelar balapan liar dan menghisap lem, mencoba melarikan diri, namun langkah mereka kalah cepat dengan anggota tim 7.

“ Dari razia pekat yang kita gelar semalam, berhasil dijaring sekitar 12 orang ABG (1 waria) yang diduga mengkonsumsi lem dan berkeliaran saat larut malam. Mereka kita amankan didua tempat berbeda. 4 orang di jalan lingkar dan sleebihnya dikawasan ngalai indah, termasuk seorang waria yang diduga tengah menunggu pelanggannya”. Sebut Kasat Pol-PP  & Damkar, Devitra didampingi Kasiops, Atrimon dan Kabid PPD, Erizon serta Ricky Zailendra, Rabu siang (19/7).

Atrimon juga menambahkan, usai diamankan, belasan orang tersebut membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatan mereka. Selain itu, tim gabungan juga melakukan razia ke Karaoke Emstu , Rumah Bilyard Wiratama dan Karaoke Rumah Mamakoe, namun tamu/pengunjung ditiga tempat tersebut telah kosong sebelum petugas datang, petugas mengingatkan agar pengelola agar mematuhi jam opesional dan tidak melanggar Perda.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Payakumbuh, Wilman Singkuan meminta Penegak Perda untuk terus rutin menggelar operasi pekat, termasuk melakukan razia balapan liar. Sehingga masyarakat tidak terganggu. “ Kita doorng terus agar Tim 7 terus menggiatkan razia, sehingga ABG yang berkeliaran hingga larut malam bisa tindak”. Sebut Politisi Demokrat itu.  (Esha Tegar).    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here