Diduga Pesta Tuak, Sepasang ABG diamankan

0
30

Payakumbuh, Dekadepos.com

Sehari pasca melakukan penggerebekan terhadap dua buah kedai Kopi di Payakumbuh yang juga menjual miras jenis tuak, Tim Satpol-PP Payakumbuh kembali mengamankan sepasang Anak Baru Gede (ABG) dan seorang ABG lainnya karena diduga menengak (Minum.red) miras jenis tuak. Ketiga ABG yang berasal dari Situjuah dan Mungka itu diamankan petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait aktivitas mereka yang minum tuak dan nongkrong berduaan hingga larut malam di Kelurahan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh yang tak jauh dari Kantor Balaikota Payakumbuh.

Dari laporan masyarakat pada Selasa (25/4) sekitar pukul 01.00 Wib itu, tim Pol-PP bergerak ke Kawasan Balai Panjang, namun sayang sejumlah ABG lainnya telah bubar sebelum petugas datang. Dilokasi tersebut, hanya didapati tiga orang ABG, SF (21) mengaku tinggal di Situjuah, TM (17) warga Mungka serta DF (21) juga warga Mungka Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluh Kota, selain ketiga ABG yang diduga mabuk miras itu, juga diamankan 4 unit sepeda motor yang ditinggal pemiliknya.

IMG_20170425_115336

“ Semalam kita (Satpol-PP.red) melaksanakan Patroli rutin kesejumlah tempat di Payakumbuh, saat melaksanakan Patroli itulah kita mendapat informasi dari masyarakat Balai Panjang bahwa didaerah mereka kerap sejumlah ABG duduk-duduk berduaan hingga larut malam sambil menengak miras jenis tuak”. Sebut Kasatpol-PP & Damkar, Devitra melalui Kabid Penegakkan Peraturan Daerah, Erizon, Selasa siang (25/4).

Erizon juga menambahkan, semula ABG tersebut mengelak bahwa mereka berkumpul sambil menengak miras jenis tuak, namun setelah menjali pemeriksaan di Markas Pol-PP mereka mengakui bahwa mereka memang menengak miras jenis tuak. Keempatnya baru bisa dipulangkan setelah membuat surat pernyataan dan dijemput orang tua / wali.

Sebelumnya diberitakan, Dua buah kedai Kopi di Payakumbuh digrebek Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) yang tergabung dalam Tim 7 Kota Payakumbuh. Penggerebekan tersebut dilakukan setelah Tim 7 menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas di dua warung yang dinilai meresahkan itu. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here