Diduga Stok BBM Terbatas, Pengisian Mulai Antri

0
35

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com –

Meskipun PT. Pertamina (Persero) Propinsi Sumatera Barat sudah memberi jaminan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak akan langka menjelang lebaran 2017 yang tinggal 12 hari lagi, kenyataannya ketersediaan BBM di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota mulai menunjukan kelangkaan.

Setidaknya, kurangnya ketersediaan BBM tersebut di SPBU terpantau www.dekadepos.com di sebuah SPBU di Jalan Tabek Panjang, atau jalan Raya Payakumbuh-Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa pagi (13/6) atrian kendaraan sempat mengular panjang 1 kilometer.

Akibat atrian di SPBU tersebut membuat jalan menuju Payakumbuh-Suliki dan sebaliknya macet total, karena sisi jalan baik dari arah Payakumbuh menuju Suliki dan sebaliknya, berjejer kendaraan roda empat yang antri hendak mengisi bahan bakar minyak.

Seorang pegawai berpakaian dinas pemda yang hendak buru-buru menuju kantornya berada tidak jauh dari lokasi SPBU tersebut, sempat berturo-turo karena terlibat macet.

“ Akibat atrian panjang mengisi BBM di SPBU ini, jalan menjadi macet. Apalagi kendaraan yang antri mengisi BBM di SPBU tersebut berjejer di badan jalan yang sempit,” ujar pegawai itu kesal dan akhirnya terpaksa memutar arah mencari jalan mancik hendak menuju kantornya.

“ Kita berharap, mulai langkanya ketersediaan BBM di Kabupaten Limapuluh, mudah-mudahan tidak permainan spekulan untuk mencari keuntungan. Karena baru-baru ini, kita baca di media massa ada sebuah SPBU di Kabupaten Limapuluh Kota yang sempat disegel pihak kepolisian setempat karena dicurigai menimbun BBM,” ujar Am Neok warga Guguak berkomentar.

Sementara itu, Eki Anas, pemilik SPBU Tabek Panjang ketika diminta wartawan komentarnya terkait adanya antrian panjang kendaraan mengisi bahan bakar minyak di SPBU miliknya, membantah BBM langka.

“ BBM tidak langka, cuma stok terbatas. Kita oder dua truk tanki yang datang hanya satu tanki. Dipesan hari ini, BBM datang besoknya, maka antri. Namun BBM jenis Pertamak dan Pertalit stoknya cukup,” pungkas Eki Anas. (esha tegar)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here