Dinas Perhubungan Limapuluh Kota Berperan Dukung Destinasi Wisata Play Over Kelok Sembilan

0
132

 

Limapuluh Kota, dekadepos.com –

Untuk menyikapi kebijakan pemerintah Propinsi Sumatera Barat dan Pemkab Limapuluh Kota yang telah menetapkan tiga objek wisata yakni Lembah Harau, Play Over Kelok Sembilan dan Padang Mangateh, sebagai wisata unggulan di Kabupaten Limapuluh Kota, semua SKPD yang ada di lingkungan Pemkab setempat diminta untuk berinovasi mendukung kebijakan tersebut.

Setidaknya, hal itu ditegaskan oleh Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, sebagai upaya pengembangan sektor wisata di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Pemprov Sumbar menilai, ada tiga perioritas pengembangan wisata unggulan di kabupaten Limapuluh Kota, untuk kebijakan tersebut perlu dipacu pembangunannya. Apalagi Pemprov Sumatera Barat sudah menyatakan akan mendukung pengembangan Pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota, “sebut Bupati Irfendi Arbi mengutip pernyataan Wakil Gubernur Nasrul Abit.

Dijelaskan Bupati Irfendi Arbi, tiga perioritas pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota itu adalah pengembangan objek wisata Lembah Harau, pengembangan objek wisata Kelok Sembilan (Fly Over), dan perkembangan wisata di Balai Pembibitan Ternak Unggul Padang Mengatas

“Objek wisata ini yang sangat dikenal di Limapuluh Kota, bahkan sudah mendunia. Jika ketiga objek wisata unggulan ini dikemas dengan inovasi baru dan difasilitasi dengan baik, saya yakin kabupaten Limapuluh Kota akan menjadi salah satu wisata unggulan di Sumbar,” ujarnya.

Disikapi Positif Dinas Perhubungan

Meskipun secara langsung Dinas Perhubungan Limapuluh Kota tidak terkait dengan sektor kepariwisataan. Namun untuk mendukung tiga program unggulan yang telah menjadi program utamanya Pemkab Limapuluh Kota harus mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan Limapuluh Kota.

Hal itu diakui Plt. Kepala Dinas Perhubungan Limapuluh Kota, Yuniwal,MT, ketika berbincang-bincang dengan wartawan media ini, saat ditemui sedang melakukan gotong royong bersama seluruh stafnya untuk membersihkan kawasan Play Over Kelok Sembilan dari sampah-sampah pasca lembaran lalu.

“ Kerja bakti untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di kawasan jembatan Play Over kelok Sembilan pasca lembaran lalu, adalah bentuk dukungan Dinas Perhubungan guna mendorong progam kepariwisataan yang telah dicanangkan pemkab Limapuluh Kota dan menetapkan Paly Over Kelok Sembilan sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Limapuluh Kota,” sebut Yuniwal,MT.

Diakui Yuniwal,MT, peranan Dinas Perhubungan Limapuluh Kota untuk mendukung dunia kepariswistaan di daerah ini, tidak hanya sekadar mendorong masyarakat, utamanya para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata untuk menjaga kebersihan. Namun, lebih jauh dari itu, Dinas Perhubungan Limapuluh Kota juga meminta kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas di kawasan objek wisata, salah satunya adalah di objek wisata Play Over Kelok Sembilan

“ Dinas Perhubungan bersama dengan pihak kepolisian, selalu melakukan patrol rutin di kawasan jembatan Play Over Kelok Sembilan, meminta kepada pengendara agar tidak memarkir kendaraannya di jembatan yang bertiang, karena dikhawatirkan akan mengancam kerusakan fisik jembatan, karena jembatan tersebut bukan diperuntukan menahan beban kendaraan,’ sebut Yuniwal,MT.

Tidak hanya itu yang dilakukan Dinas Perhubungan Limapuluh Kota, bahkan melalui mobil patroli, petugas Dinas Perhubungan tak bosan-bosannya  menyampaikan himbauan dengan alat pengeras suara untuk meminta para wisata agar tidak parkir dijembatan Play Over kelok Sembilan. Disamping itu, para wisatawan diminta tidak merusak kondisi jembatan, baik melalui aksi corat-coret apalagi adanya tangan-tangan nakal yang merusak penerangan jalan yang dapat membahayakan para kendraan yang melintas di jembatan Play Over Kelok Sembilan. (esha tegar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here