Dipicu dugaan Tempat Pemerkosaan, Warga Talang Kembali Bakar Cafe Cinta Fitri

0
117

PAYAKUMBUH, dekadepos.com

Cafe Cinta Fitri yang terletak dikelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, yang sempat dibakar warga berapa waktu lalu. Kali ini, kembali mendapat amukan masa, hal itu dipicu dugaan pemerkosaan yang dilakukan diruangan tersebut.
AddTextToPhoto(21-1-2017-11-38-15)
Sontak saja, Cafe yang biasa menjadi tempat nongkrong malam anak muda ini luluh lantak setelah dibakar masyarakat, sabtu (21/8) malam.

Informasi dilapangan, lemerkosaan yang diketahui terjadi jumat (19/1) dini hari ini diperkirakan berada dalam room no 3 cafe cinta fitri. Korban bernama mawar (nama samaran-red) yang berusia 22 tahun.
AddTextToPhoto(21-1-2017-11-41-15)
Tragisnya, saat ini mawar harus mendapatkan perawatan di rumah sakid umum daerah adnan WD, Payakumbuh dan mendapatkan 4 jahitan dikemaluannya. Diperkirakan, korban diperkosa sebanyak 7 orang dan memasukkan benda keras ke alat kemaluan.
AddTextToPhoto(21-1-2017-11-40-34)
Pantauan dilapangan, masyarakat kelurahan talang, sudah berkumpul di depan cafe sekitar pukul 21.00 wib. Aparat keamanan sempat melakukan negosiasi agar tidak terjadi pengrusakan cafe. Namun, karena kalah jumlah, pihak kepolisian dan tni tidak bisa mencegah kemarahan warga. Pada akhirnya, sekitar pukul 22.00 wib, massa berhasil membakar pondok cafe dan bagian belakang bangunan utama cafe.

tidak sampai disitu, aksi massa juga beralih ke tengah jalan. Dimana mobil pemadam kebakaran yang akan memadamkan api dihadang. Bahkan,sempat terjadi penundaan pemadamam beberapa jam.
AddTextToPhoto(21-1-2017-11-39-56)
Lurah talang, gusmardi membenarkan kejadian pemerkosaan di cafe cinta fitri ini dan tidak bisa menghalangi tindakan massa yang sudah marah.

“benar ada pemerkosaan di cafe ini. Saya sudah menjenguk korban d rumah sakit dan kondisinya sangat memprihatinkan. Sekarang masyarakat marah, kami tidak bisa berbuat apa-apa, ” kata gusmardi kepada wartawan.(TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here