Disebut Serobot Lahan Kaum Mandahiliang, Pemko Bakal Diperkarakan

0
63

Payakumbuh, Dekadepos.com

Nurwarzir dt. Panduko Simarajo Nan Kuniang (75) yang Mengaku sebagai Pemilik tanah di lokasi pembangunan  Bendungan Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah Kenagarian Koto Nan Gandang yang telah di bangun atau di jadikan ruang terbuka hijau oleh Pemerintahan Kota Payakumbuh  dan bagian lahan dari ruang terbuka hijau (RTH), meminta Pemerintah Kota Payakumbuh untuk segera mengembalikan Tanah seluas 6.250 m pesegi kepada kaum Pasukuan Mandahiliang mudiak di bawah Payuang Datauk  Paduko Simarajo Nan Kuning.

Sebab menurutnya, Pemko telah mengambil tanah kaum mereka yang berada di kelurahan Ompang Tanah Sirah Kenagarian Koto Nan Gadang Kecamatan Payakumbuh Utara. Padahal sebelum pembangunan itu di laksanakan, Kaum suku mandalaing Mudiak di bawah payuang datuak . Panduko simarajo nan kuniang, telah sudah menyampaikan kepada Pemerintahan Kota Payakumbuh untuk melakukan pembicaraan, namun sayang, pembangunan tetap dilakukan.

1 2 3

“ Kami sudah melakukan melakukan pencegahan / protes di lahan tersebut itu dengan cara meletaka spanduk yang bertulis tanah ini milik  kaum Mandahiliang mudiak, setelah protes itu kami lakukan pemeritahan kota payakumbuh malaksanakan rapat bersama kami”. Sebut Nurwarzir dt. Panduko Simarajo Nan Kuniang, Minggu Siang kepada Wartawan di Payakumbuh. .

Ia juga menambahkan, saat itu rapat juga dihadiri oleh Kepala Dinas Tata Ruang, Ketua KAN Kenagariang Koto Nan Gadang, Sekretaris Camat Payakumbuh Utara, Asisten II Kota Payakumbuh. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa tanah yang berada di sekitar Bendungan Talawi yang merupakan milik Niniak mamak pasukuan Mandahiliang mudiak  tidak akan di pakai.

Namun pada kenyataannya, Pemerintahan Kota Payakumbuh tetap melanjutkan pembangunan ruang terbuka hijau  di tanah Pasukuan Kaum Mandahiliang. Nurwarzir dt. Panduko Simarajo Nan Kuniang berharap Pemerintahan Kota Payakumbuh untuk  mengembalikan hak mereka. Ia juga mengancam bakal menempuh jalur Hukum jika hal tersebut tidak dipenuhi. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here