Disnak–Balai Veteriner Gelar Rakor Percepatan Upsus Siwab Dan Pelaksanaan Kegiatan Introduksi IB Tahun 2018

0
35

Payakumbuh, Dekadepos.com

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan Balai Veteriner Bukitittinggi DirjenPeternakan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Introduksi Inseminasi Buatan (IB) dan Gangguan Reproduksi yang diikuti Kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Kegiatan tersebut digelar di Emersia Hotel & Resort Batusangkar 26 hingga 27 Maret 2018.

Rakor tersebut digelar untuk mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan Introduksi Inseminasi Buatan dan Gangguan Reproduksi serta Refrsheri-skhnas kabupaten/kota se dan KesehatanHewan. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Drh. Erinaldi dalam sambutannya mengatakan bahwa kepada para peserta Rakor terkait target kegiatan Introduksi Inseminasi Buatan Provinsi Sumbar. Selain itu, Erinaldi juga mengatakan bahwa Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam pelaksanaan Introduksi IB menyediakan Kandang Jepit dan dana Operasional Pengumpulan ternak.

“ Dengan Adanya Rakor yang kita gelar ini diharapkan Sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Pusat, terutama dalam merespon dinamika perubahan yang sangat cepat, serta untuk untuk memastikan implementasi kegiatan yang dibiayai Pemerintah berpengaruh pada pencapaian sasaran Program Nasional. Untuk itu, dalam pelaksanaan Introduksi IB kita menyediakan Kandang Jepit dan dana Operasional Pengumpulan ternak sebesar Rp. 2 juta per ekor”. Sebutnya.

Ia juga menambahkan, untuk mempercepat kegiatan Introduksi IB juga telah bentuk Tim percepatan yang beranggotakan Tim IB, SC dan ATR. Tim dijadwalkan melakukan kegiatan di daerah lokasi introduksi setiap minggu ke-2 tiapbulannya, dan direncanakan akan dimulai dimulai pada bulan April hingga Agustus 2018. Sementara, terkait Hasil kegiatan Seleksia Septor dan Emberian Hormone Prostaglandin dilaporkan melalui isikhnas dan untuk Proses pembayaran BOP Introduksi IB dan gangrep dilaksanakan setiap minggu 2 setiap bulannya. Dana Operasional pengumpulan ternak dalam rangka Introduksi IB dapat digunakan untuk pembelian bahan untuk pengumpulan ternak, seperti kayu, tambang serta konsumsi petugas selama kegiatan.

Rakor yang digelar tersebut merupakan tindak lanjut dari keseriusan/komitmen Pemerintah dalam melanjutkan Upsus Siwab (Upaya kHusus Sapi Indukan Wajib Bunting) menjadi focus kegiatan utama tahun 2018, sehingga hasilnya diharapkan bisa menjadi lebih baik jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Desi Andriani, Salah seorang peserta Rakor dari UPTD BPTSD Tuah Sakato yang juga koordinator SPIB (Pengawas Bibit Ternak) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, mengatakan bahwa Rakor yang digelar beberapa waktu lalu itu sangat bermanfaat menjalankan program Pemerintah dalam meningkatkan Swasembada Daging. “ Tentu Rakor yang kita ikuti beberapa waktu lalu itu sangat bermanfaat dalam mendukung program kerja kita kedepan.”. sebut Desi, 1 April 2018. (Est)