Dorong Percepatan, Bupati Syahiran Monitoring Proyek di Ujung Gading

0
408
Bupati Pasaman Barat H.Syahiran meninjau langsung ke lokasi pembangunan infrastuktur Jembatan Batang Bayang Sumba dan Jalan Paraman Ampalu Bukit Melintang
Simpang Empat,Dekadepos.com–Bupati Pasaman Barat, H.Syahiran, melakukan monitoring ke lokasi proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Ujung Gading Kec Lembah Melintang dengan Sikabau, Kec Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar Selasa, (12/9/2017)
Monitoring orang nomor satu Pasbar ini bertujuan untuk memastikan pekerjaan proyek jembatan lintas pedesaan itu dikerjakan sesuai dengan konstruksi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah dan percepatan pembangunan fisik, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Pekerjaan proyek jembatan yang melintas di atas aliran Batang Bayang ini ditargetkan akan rampung pada tahun 2017 ini. Lokasi pembangunan jembatan yang dikunjungi Bupati Syahiran, yakni jembatan Batang Bayang Sumba, Kecamatan Lembah Melintang dengan nilai proyek sebesar Rp3.165.469.000.
Menurut Syahiran, secara umum perkembangan pembangunan sarana publik itu berjalan cukup baik. Syahiran berharap, pelaksanaan proyek pembangunan yang ada di Kabupaten Pasbar itu diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
Bupati menegaskan agar pengawasan di lapangan ditingkatkan guna memastikan proyek pembangunan jembatan yang dibiayai dana APBD itu berlangsung dengan baik.Dengan perkembangan tersebut, bupati meyakini proyek tersebut bisa dikerjakan sesuai target waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Bupati Pasaman Barat H.Syahiran meninjau langsung ke lokasi pembangunan infrastuktur Jembatan Batang Bayang Sumba dan Jalan Paraman Ampalu Bukit Melintang
Apalagi, kata dia, target tutup buku setiap SOPD dianjurkan setiap tanggal per 20 Desember.
Syahiran berharap, proyek pembangunan sarana publik tersebut diawasi dengan baik, agar berjalan sesuai rencana.
“Proyek tersebut juga harus bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat,” ujarnya.
Syahiran menambahkan dimasa kepemimpinan dirinya menargetkan untuk mennyelesaikan pembagunan infrastruktur di setiap pedesaan yang ada di Pasbar terkhususnya akses transportasi.
“Kita fokus membangun daerah pingiran. Ditargetkan di 2019 Pasbar bisa keluar dari status daerah tertinggal”,katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pasbar, Rafa’an mengatakan, pengawasan setiap proyek pembangunan sarana publik, salah satunya jembatan selalu dilakukan secara intensif.
Menurut Rafaan, tentu diharapkan   kualitas pengerjaannya memang harus sesuai perencanaan, termasuk waktu pelaksanaannya juga tidak boleh molor dari jadwal.
Anggaran untuk pembangunan maupun perbaikan sarana publik tahun ini, imbuh Rafaan, mencapai Rp120 miliar.
Jumlan tersebut lebih rendah dibanding dengan anggaran yang diterima pada tahun anggaran sebelumnya yang mencapai Rp150 miliar. Meski demikian, ujar Rafa’an, anggaran yang tersedia tetap akan dioptimalkan dengan melakukan pembangunan berdasarkan skala prioritas.
Berdasarkan di lapangan selain monitoring ke Jembatan Batang Bayang Sumba, Bupati Syahiran juga melakukan monitoring pembagunan Jalan Paraman Ampalu Bukit Melintang Kecamatan Sungai Aur dengan pagu dana proyek kegiatan Rp11,9 miliar. Kegiatan monitoring itu juga di dampingi oleh Asisten II Pemkab Pasbar Yudesri, Kabag Pembagunan Asri Hamdi, Sekretaris Kominfo Pasbar, jajaran Dinas Pekerjaan Umun Pasbar, Camat Gunung Tuleh dan Camat Lembah Melintang. (Sutan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here