DPRD Bukittinggi Setuju Raperda APBD 2017 jadi perda

0
31

Bukittinggi,Dekadepos.com

Tujuh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukit tinggi menyetujui Rancangan Perda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 menjadi Perda APBD 2017. Persetujuan fraksi itu disampaikan dalam pendapat akhir fraksi dalam rapat paripurna DPRD Kota Bukittinggi di Istana Negara Bung Hatta (Tri Arga ) Bukittingi, Selasa (29/11).

Dalam APBD 2017 yang setujui ketujuh fraksi itu disebutkan Pendapat an Daerah sebesar 703 Miliar, sementara Belanja Daerah sebesar 845 Miliar. Khusus untuk PAD ditargetkan 97 Miliar dan untuk dana perimbangan berupa DAU tetap seperti tahun 2016 yakni sebesar 458 Miliuar, namun untuk DAK mengalami kenaik an menjadi 100 Miliar.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial didampingi Wakil Ketua Trismon dan Yontrimansyah. Hadir juga Walikota Bukit tinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Walikota H.Irwandi, Forkompinda Bukittinggi, Sekda Yuen Karnova, kepala SKPD dan undangan paripurna lainnya.

Walaupun semua fraksi menyetujui disahkannya APBD 2017, namun terdapat beberapa fraksi yang mengkritisi program dan kegiatan dalam penda pat akhirnya. Fraksi PAN walaupun setujui APBD 2017 ,namun tetap mengingat kan Walikota untuk meninjau kembali rencana rehab rumah dinas (rumdin) Walikota sebesar 10 Miliar dan rehab rumdin Wakil Walikota 2,5M.

“Secara prinsip kami setuju kegiatan rumdin, namun kami mohon kepa da Walikota untuk mempertimbangkan kembali. Karena kemampuan derah kita masih terbatas dan kita sedang membangun fasilitas publik seperti RSUD dan pembangunan prioritas lainnya yang sudah terencana dari awal” ujar Ke tua Fraksi PAN M. Nur Idris selaku juru bicara Fraksi PAN

Sementara Fraksi Bukittinggi Hebat melalui juru bicaranya Asril me nyampaikan saran fraksinya terhadap pembangunan RSUD, Pendestrian Kawa san Jam Gadang, dan pembangunan kantor DPRD harus dilakukan secara ma tang dan tidak terburu-buru.

“Kami melihat kegiatan yang semuanya bagus namun direncanakan ter buru-buru sehingga Disein Engenering Dietel (DED) belum selesai dan bahkan belum dilaksanakan” ujar Asril

Sementara Fraksi Demokrat melalui juru bicara Rusdi Nurmqn, Fraksi Golkar dengan juru bicara Edison,dan Fraksi Gerindra lewat juru bicara Herman Syofyan, Fraksi PPP lewat juru bicara Dedi Fatria serta Fraksi PKS melalui juru bicara Syiful Efendi dalam pandangan fraksinya sama-sama menyampaikan apresiasi terhadap peningkatan PAD yng ditargetkan pada tahun 2017 serta meminta agar walikota mengawasi percepatan realisasi anggaran 2017 agar tidak menjadi Silpa.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam sambutannya menyam paikan terima kasih dan memberikan apresiasi atas upaya DPRD sudah menyu sun Properda 2017, pengesahan Perda Penyertaan Modal dan selesai dan disetujuinya APBD 2017.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas segala upaya DPRD menyelesaikan tugas menyusun Properda dan Perda APBD. Semoga komitmen yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat” ujar Ramlan

Lebih lanjut Ramlan Nurmatias mengharapkan dengan disahkannya APBD 2017 maka selamjutnya akan disampaikan kepada gubernur untuk dieva luasi. Ia berharap evaluaai tidak berjalan terlalu lama.”Siap disahkan kita akan segera kirimkan ke gubernur untuk evaluasi. Kita berharap evaluasi tidak terla lu lama” ujar Ramlan Nurmatias.

37 RANPERDA AKAN DIBAHAS PADA TAHUN 2017

Pada paripurna yang berlangsung Selasa sore kemaren itu juga diagen dakan persetujuan terhadap Program Pembentukan Peraturan Daerah (Proper da) 2017. Dalam lqporan Ketua Properda yang disampaikan Ketua Properda Ibmu Azis disebut kan bahwa tahun 2017, DPRD akan membahas 37 Ramperda yang akan dibagi dalam tiga masa sidang. ( Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here