Drainase Meluap, Kota Bukittinggi Kebanjiran

0
272

Bukittinggi, Dekadepos.com.

Kota Bukittinggi yang berada di daerah ketinggian,pada Sabtu (15/4) malam justru dilanda banjir sesaat.Puluhan rumah,tempat ibadah digenangi air bahkan banjir kali ini turut menyeret sebuah mobil Avanza yang berpenumpang 5 orang.Dan untuk kejadian ini tidak menelan korban jiwa.

Dengan kondisi yang terjadi itu,ditengah derasnya hujan,Walikota Bukit tinggi H.Ramlan Nurmatias,bersama Kadis Sosial,Hj.Ellia Makmur,Kabid Prasa rana sarana Utilitas Umum Dinas Perumahan dan Pemukiman,Fauzan,dan Ka bag Perekonomian,Linda Feroza,Kabag Humas,Yulman  berkeliling ke lokasi dae rah yang terkena banjir sesaat itu sembari memberikan arahan pertolongan untuk warga sekaligus melakukan evakuasi warga yang terkena banjir.

FB_IMG_1492267077348

Dari pantauan Dekade Pos,banjir atau air tergenang itu terjadi, sela in berada di daerah kerendahan, juga disebabkan luapan air yang tidak tertampung oleh drainase yang ada,sehingga mengakibatkan terjadinya genangan air yang cukup besar disejumlah lokasi.Walaupun yang terjadi genangan air sesaat ,namun pada malam itu membuat warga panik dan berusaha untuk menyela matkan diri dan harta bendanya.

Adapun daerah yang terkena genangan air pada sabtu malam kemaren, daerah Pintu Kabun,Birugo,Pakan Kurai,Anak Aia,Jalan Soekarno-Hatta dan Jembatan Besi (Jembes).Namun yang terparah itu terjadi di Pakan Kurai.Selain merendam puluhan rumah,juga merendam masjid Darussalam serta menyeret sebuah mobil Avanza milik warga.

Yulia Roza salah seorang warga dilokasi mengatakan, air mulai meluap sejak magrib hingga malam hari, seperti halnya di Masjid Darussalam yang ter pantau air meluap dengan derasnya, halaman hingga pintu masuk Masjid tergenang,yang menyebabkan warga tidak dapat menunaikan Shalat Magrib berjamaah.

Afrianto yang tingga di Belakang SDN Pakan Kurai rumahnya juga teren dam air yang luar biasa bersama puluhan rumah lainnya.Dan daerah tempat tinggal Afrianto ini juga merupakan daerah langganan banjir diwaktu hari hujan

IMG-20170415-WA0022

Kemudian,di Pakan kurai ini,satu unit mobil Avanza silver yang berisikan lima orang termasuk sopir, juga terimbas luapan air deras karena mencoba me nerobos banjir, untung saja mobilnya tidak terbalik.

Menurut informasi yang diperoleh Dekade Pos,Awalnya, beberapa warga yang berada di ujung jalan mencoba menghentikan laju mobil yang ter nyata berisikan empat penompang wanita dan seorang sopir laki-laki tersebut.  Namun, karena tidak menghiraukan warga, mobil tersebut berusaha menero bos banjir.

Alhasil, baru beberapa meter masuk dalam genangan air, mobil tersebut langsung diseret arus air yang cukup deras hingga mobil hampir terbalik, berun tung, mobil tersebut tertahan tembok drainase,sehingga tetap berdiri tegak. Di tengah hujan itu,warga secara bersama sama langsung melakukan evakuasi para penumpang mobil Avanza,termasuk salah seorang dari mereka tengah hamil ke pos ronda yang ada dijalan raya yang sedikit ketinggian dari lokasi banjir. Dan evakuasi yang dilakkan warga itu cukup dramatis karena ditengah hujan dan air yang terus meninggi.

FB_IMG_1492267278658

Kemudian,untuk Pakan Kurai ini yang merupakan yang terparah dilanda banjir sesaat itu,pada malam itu terlihat warga melakukan evakuasi keluarga nya dan barang barang berharga ketempat yang tinggi.Para warga bahu mem bahu melakukan evakuasi anak anak ,para wanita dan lansia dari genangan air.Suasana banjir pada senin malam itu betul betjul mencekam waga Pakan Kurai.

Wati Salah seorang warga setempat terlihat  histeris melihat rumahnya digenangi air, dan menyatakan jika luapan air itu adalah paling parah sejak 48 tahun silam.Dan menurutnya, kejadian banjir ini dipicu oleh drainase yang tak sanggup menampung debit air. Drainase ini baru diperbaiki, baru ditutup atas nya agar saat banjir tidak ada orang yang masuk kedalam drainase itu.

Menurut warga,Bantuan baru datang setelah pukul 20.00 WIB, atau satu setengah jam setelah kejadian. Beberapa mobil damkar dan belasan petugas dikerahkan kelokasi kejadian. Beberapa petugas yang datangpun langsung me nerobos genangan air melakukan evakuasi terhadap harta benda warga.

IMG_3201

Warga yang tengah panik menghadapi banjir yang datang secara tiba ti ba itu,sedikit terhibur dengan kehadiran Walikota H.Ramlan Nurmatias diteng ah tengah musibah banjir tersebut.Dan walikota memberikan arahan dan moti vasi kepada warga yang terkena muibah.Bahkan Walikota memerintahkan Kadis Sosial untuk memberikan bantuan makan kepada warga  pada malam itu.

Kepala BPBD Bukittinggi Musmulyadi, menjelaskan,tim saat turun keloka si banjir di Pakan Kurai,langsung melakukan evakuasi terhadap barang-barang, harta benda warga yang masih belum terselamatkan.“Hingga tengah malam , pihak BPBD masih melakukan tindakan evakuasi dibeberapa titik di daerah  Gu run Panjang atau pakan Kurai, Tarok Dipo, Pulai Anak Aia.

Menurut Musmulyadi lagi,sekitar pukul 02.00 wib Minggu dinihari kema ren,air sudah surut di lokasi banjir.Karena banjir yang terjadi di Bukittinggi ini banjir sesaat atau lebih disebut kepada genangan air,karena setelah hujan reda ,banjir itupun reda.Pada Minggu Pagi kemaren,anggota BPBD kota Bukittinggi bersama warga mulai membersihkan rumah,tempat ibadah ataupun areal ban jir secara bersama sama.Namun,kita juga tetap waszpada,karena untuk bebera pa hariini musim hujan menimpa kota Bukittinggi,kata Musmulyadi kepada wartawan Minggu sore kemaren.

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias,sangat prihatin melihat warga nya yang terkena musibah banjir sesaat ini.Dan ia menilai banjir yang menimpa beberapa daerah di kota Bukittinggi merupakan banjir kiriman dari luar dan itu terbukti,setelah hujan reda,air tetap besar dilokasi banjir.Untuk itu,Walikota berharap adanya perhatian Pemerintah Propinsi Sumatera Barat bersama DPRD-nya untuk mncarikan solusinya.

Sebab untuk persoalan banjir kiriman ini sudah pernah disampaikan ke pada Pemprop maupun DPRD Sumbar,terutama dalam pembangunan drainase dari padang Luar langsung masuk kota Bukittinggi.Sehingga air yang masuk ko ta Bukittinggi volumenya lebih besar dari pada drainase yang ada.Sehingga hal inilah yang membuat banjir dimana mana.

Untuk itu kepada Pak Gubernur melalui dinas terkaitnya dan juga DPRD Propinsi sangat diharapkan perhatiannya,terutama dalam mengurangi beban air yang masuk ke kota Bukittinggi dengan jalan membagi dua muara drainase yang ada sekarang ini.Kalau tidak,banjir kiriman akan terus mengancam warga kota Bukittinggi.Dan kita betul betul mengharapkan adanya perhatian yang serius dari  propinsi,harap walikota Ramlan Nurmatias.( Aldo)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here