Dua Kedai Kopi di Payakumbuh Digrebek, Ini sebabnya:

0
46

Payakumbuh, Dekadepos.com

Dua buah kedai Kopi di Payakumbuh digrebek Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) yang tergabung dalam Tim 7 Kota Payakumbuh. Penggerebekan tersebut dilakukan setelah Tim 7 menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas di dua warung yang dinilai meresahkan itu. Usai melangsungkan apel di Markas Satpol-PP di Ex. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi Kelurahan Bunian Kecamatan Payakumbuh Barat pada Minggu, (23/4) sekitar pukul 22.00 Wib, Tim yang dipimpin Sekretaris Pol-PP, Afridon bergerak ke Taman Batang Agam di Kelurahan Sungai Pinago, di Lokasi Taman yang baru dibangun tersebut, tim tidak menemukan pasangan muda-mudi yang biasanya duduk berduaan hingga larut malam.

Dari lokasi itu, Tim 7 yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pol-PP bergerak ke Kelurahan Ibuah Kecamatan Payakumbuh Barat, disebuah kedai Kopi di pemukiman warga, Tim yang beranggotakan belasan orang tersebut melakukan penggerebekan terhadap kedai milik Marulian itu, termasuk mengamankan pemilik warung. Dari kedai kopi yang beralih fungsi menjadi kedai tuak pada malam hari itu, diamankan sejumlah barang bukti pelanggaran Perda. Diantarannya, miras jenis tuak, teko serta 1 kantong plastik berisi tuak yang diduga pesanan pengunjung.

IMG_20170423_231438

Pemilik warung dan barang bukti diamankan ke Markas Pol-PP untuk penyelidikan lebih lanjut. “ Memang kita melakukan razia Pekat semalam, atas informasi masyarakat yang  menyebutkan bahwa didua kedai kopi kerap berubah menjadi kedai tuak pada malam hari. Dari penggerebekan itu kita amankan sejumlah barang bukti”. Sebut Kasatpol-PP & Damkar, Devitra melalui Sekretaris Pol-PP, Afridon didampingi Kabid Penegakkan Peraturan Daerah, Erizon, Senin siang (24/4).

Usai melakukan penggerebekan di Kedai Marulian, Tim melanjutkan razia ke Pasar Ibuah Timur, dari dalam pasar Tim menggerebek sebuah kedai Kopi milik Leni Etek. Namun sayang, pemilik kedai tidak berada di tempat, dikedai kecil tersebut Tim hanya mendapati tiga orang pengunjung pria yang diduga menengak miras jenis tuak. Kepada petugas, mereka membantah sebagai pemilik kedai, sebab mereka hanya pengunjung. “ Kami hanya pengunjung pak, yang punya Leni Etek, dia sudah pulang”. Ujar salah seorang pengunjung.

Tak puas dengan jawaban tersebut, anggota Tim 7 melakukan penggeledahan, dan memang tidak menemui pemilik kedai Kopi yang juga menjadi kedai tuak tersebut. Dari kedai itu, tim kembali mengamankan tuak dan sejumlah teko yang dipergunakan untuk minum tuak. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here