Dugaan Korupsi Bantuan Sapi di 50 Kota, Tipikor Tetapkan 5 Tersangka Satu Mantan PNS

0
13

Payakumbuh. Dekadepos.com

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Payakumbuh menetapkan Lima Orang tersangka terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) Penyelamatan Sapi / Kerbau Betina Produktif Tahun Anggaran 2011. Dana Bansos senilai 501.875.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian Republik Indonesia itu disalurkan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sumatera Barat.

Kelima orang tersangka yang telah ditetapkan itu, berasal dari dua Kelompok Tani dan Pedagang Ternak di Kabupaten Lima Puluh Kota. Masing-masing, Kelompok Tani Sinar Pagi Nagari Labuah Gunung Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Limapuluh Kota dan Keltan Padang Siontah Situjuah Batur Kecamatan Situjuah Batur. Sementara kelima tersangka itu, AK (64) Mantan PNS yang juga Ketua Keltan Padang Siontah, A (44) Ketua Kelompok Tani Sinar Pagi, S (50) Warga Jorong Ladang Lawe Kenagarian Situjuah Ladang Laweh Kecamatan Situjuah Limo Nagari, A (54) beralamat di Jorong Sawah Laweh Kenagarian Situjuah Tungkar Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota, UA (41) juga beralamat di Jorong Sawah Laweh Kenagarian Situjuah Tungkar.
7

Menurut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasat Reskrim, Iptu. Wawan Dermawan didampingi Kanit Tipikor, Ipda, P. Lubis, dari Kasus dugaan Korupsi itu, Negara dirugikan hingga ratusan juga. Kelima tersangka melawan hukum dengan cara memperkaya diri sendiri dan adanya pertanggungjawaban fiktif. “ Kelimanya telah kita jadikan tersangka sejak beberapa waktu lalu, dari Kasus tersebut Negara dirugikan sekitar sekitar 372 juta rupiah. Timbulnya kerugian Negara karena mereka memakai Dana Bansos tersebut untuk keperluan pribadi dan adanya dana operasional Fiktif.” Sebutnya.

Ipda. Lubis juga menyebutkan bahwa, diperkirakan dalam waktu dekat berkas Kasus Dugaan Korupsi itu akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan karena telah lengkap (P21). “ Untuk Tersangka memang belum ditahan. Karena berkas telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan, maka dalam waktu dekat barang bukti dan tersangka akan segera kita limpahkan ke Kejaksaan.”. Tambahnya.

Atas perbuatannya, kelima tersangka terancam hukuman diatas Lima (5) tahun penjara karena melanggar Pasal 2, 3 dan 18 ayat 1 Huruf b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here