Empat Hari Pasca Peristiwa di Taram, Tedi Sutendy Masih Jalani Perawatan, Adik di Dalam Sel

0
3568

Lima Puluh Kota, Dekadepos.com 

Empat hari pasca kejadian / peristiwa berdarah di Kenagarian Taram Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota yang berujung meninggalnya seorang petani yang juga berprofesi sebagai Sopir bernama Erwin (35), warga Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Pilubang Harau. Sementara Tedi Sutendy, satu dari dua tersangka yang telah ditetapkan oleh penyidik Satreskrim, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang (Sebelumnya dirawat di RSUP M. Djamil setelah dirujuk oleh petugas di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh.red). Sementara Primsito alias Tito (39) adik Tersangka Tedi yang juga dijadikan tersangka dalam kasus dugaan tindakan penganiayan mengakibatkan hilangnya nyawa korban, telah mendekam di Sel Mapolres Lima Puluh Kota di Kawasan Ketinggian Jalan Raya Negara Sumbar-Riau, Meski pasca dijemput dirumah istrinya di Kenagarian Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota, penyidik belum bisa meminta keterangan karena tersangka Tito meminta agar pemeriksaan dilakukan sampai penasehat hukumnya/pengacaranya datang.

“ Iya, tersangka Tito telah kita tahan di Sel Mapolres, untuk pemeriksaan/meminta keterangan memang belum bisa dilakukan karena tersangka masih menunggu pengacara” sebut Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Haris Hadis melalui Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther didampingi KBO Reskrim, Iptu. M. Arvi beberapa waktu lalu.

Iptu. M. Arvi juga menambahkan, tersangka Tito yang dijerat dengan pasal berlapis akan ditahan di sel hingga dua puluh hari kedepan pasca diamankan/ditangkap. “ Ia akan ditahan selama 20 hari pertama”. Ucapnya.

Baca juga : http://www.dekadepos.com/tersangka-peristiwa-maut-di-kenagarian-taram-bakal-dijerat-pasal-berlapis/    

Pantauan Wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Tersangka Tedi sulit untuk ditemui oleh awak media. Beberapa wartawan yang ingin melihat kondisi Tedi tidak bisa mendapatkan informasi valid dimana ruangan Tedi dirawat oleh pihak rumah sakit.  Beberapa petugas medis mengaku tidak tahu ruangan tempat Politisi Hanura itu dirawat, Bahkan ada yang menyebutkan Tedi sudah dibawa ke Limapuluh Kota,  Kamis (14/9)  pagi.

Karena penasaran, awak media mencoba menelusuri keberadaan Tedi.  Ternyata,  informasi Tedi telah diberangkatkan ke Limapuluh Kota tidak benar. Tersangka kasus berdarah di Bukit Air Suci,  perbatasan Nagari Pilubang dan Taram ini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara AKBP. Haris Hadis saat dihubungi Kamis sore (14/9), mengatakan bahwa Tedi Sutendy tersangka yang juga anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, masih menjalani perawatan di rumah Sakit Bhayangkara, sehingga belum bisa dipastikan dimana akan diperiksa/diminta keterangannya atas peristiwa yang terjadi pada Minggu (10/9) itu. “ Iya, masih menjalani perawatan. Untuk pemeriksaan tidak harus di Polres Lima Puluh Kota, bisa juga di Padang. Namun rencana untuk membawa tersangka pulang (ke Lima Puluh Kota.red) belum ada”. ucapnya. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here