Empat Terdakwa Narkoba, Divonis Berbeda.

0
34

LIMA PULUH KOTA. Dekadepos.com.

Sejumlah orang terdakwa penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Lima Puluh Kota yang sebelumnya ditangkap oleh tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh bersama Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Bagus. S beberapa waktu lalu di vonis berbeda dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Payakumbuh.

Sebulumnya dalam sidang pembacaan tuntutan yang digelar di PN Tanjung Pati baca : http://www.dekadepos.com/2016/10/19/datuak-ombi-bandar-narkoba-di-limapuluh-kota-dituntut-14-tahun-penjara/ , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Zuryati menuntut dengan ancaman hukuman 14 tahun penjara untuk terdakwa Ombi Saputra (36) panggilan Datuak Ombi, warga Jorong Pintu Koto Kenagarian Bukik Limbuku Kecamatan Harau, serta hukuman 2 tahun untuk ketiga terdakwa lainnya, yakni Hanifala Kiki (25), Dedi Rustam (34) serta Muhammad Alfi (27) yang merupakan mantan Oknum anggota Polisi yang sebelumnya dipecat juga karena terlibat kasus Narkoba.

Namun dalam sidang pembacaan Vonis yang digelar pada Senin (31/10) di PN Tanjung Pati, Hakim Ketua, Afrizal Hadi, SH serta dua orang Hakim Anggota, M. Iqbal Hutabarat. SH, MH dan Junter Sijabat. SH menjatuhkan vonis 12 tahun penjara serta 3 M subsider 3 bulan pidana penjara untuk terdakwa datuak Ombi. Vonis hakim tersebut lebih rendah dua tahun dari tuntutan JPU. Sementara tiga terdakwa lainnya, Hanifala Kiki panggilan Kiki divonis lebih tinggi 5 tahun, tiga tahun lebih tinggi dari tuntutan JPU. Untuk dua terdakwa, Dedi Rustam (34) serta Muhammad Alfi (27) divonis 2 tahun penjara, sama dengan tuntutan JPU, Zuriyati.

Atas vonis yang dibacakan hakim tersebut, Datuak Ombi hanya bisa pasrah, ia mengaku menerimanya. Sementara terdakwa Hanifala Kiki mengaku pikir-pikir. Ia terlihat tidak bisa menerima vonis yang lebih tinggi dari tuntutan JPU tersebut, ia juga terlihat menangis usai pembacaan vonis untuk dirinya. Sementara dua terdakawa lainnya, mengaku menerima putusan Hakim tersebut.

Sementara Hakim Ketua, menyebutkan atas pembacaan vonis tersebut, keempat terdakwa bisa melakukan sikap menerima putusan atau pikir-pikir.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Zuriyati mengaku pihaknya masih pikir-pikir atas putusan hakim tersebut. “ Kita masih pikir-pikir terhadap putusan Majelis kepada empat orang terdakwa tadi”. Sebutnya ketika dihubungi, Senin sore (31/10). (Esha Tegar Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here