Fanny: “Gunakan HP Lebih dari 4 Jam, Bisa Memicu Terjadinya Kanker”

0
28

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) sosialisasikan upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap penyakit mematikan kanker kepada anggota DPRD dan pegawai Sekretariat DPRD Kota Payakumbuh, Senin (23) di aula DPRD setempat.

“Kita telah melakukan sosialisasi di semua  kota dan kabupaten yang ada di Indonesia, salah satunya di Kota Payakumbuh,” ungkap Fanny yang merupakan penyuluh kanker dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia yang di tugaskan di Kota Payakumbuh.

Fanny menyatakan bahwa angka pengidap kanker di Indonesia saat ini semakin meningkat. “Yang jelas, ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Namun, saat ini, kami kurang tahu berapa persentase peningkatannya, makanya  YSKI gencar melakukan sosialisasi dari Sabang sampai Merauke. Sosialiasai ini selain untuk melakukan pecegahan juga untuk  mengetahui penyebaran pengidap kanker di Indonesia,” ujarnya.

Fanny menyatakan, tujuan YSKI melakukan sosialisasi adalah untuk memberikan informasi dini secara langsung kepada masyarakat tentang kanker. Kemudian, mengenali gejala-gejala kanker dan memberikan penjelasan cara sehat dan hemat mencegah kanker.

“Penyebab kanker yang pertama karena faktor keturunan, yang kedua faktor kimia seperti polusi yang dihasilkan oleh asap pabrik dan kendaraan juga asap rokok dan yang terakhir dari faktor fisika.  Fisika sendiri dihasilkan dari  gelombang elektromagnetik yang memancarkan sinar radiasi yang dihasilkannya bisa memicu terjadinya kanker,” ujar Fanny.

Fanny mencontohkan penggunaan handphone lebih dari 4 jam dalam sehari, bisa memicu terjadinya kanker, apalagi menggunakan handphone sambil di isi ulang, sinar radiasinya itu bisa 18 ribu masuk kedalam tubuh.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh, YB Dt Parmato Alam bersama anggota DPRD lainnya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah menjelaskan serta menjabarkan bagaimana bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit kanker. Begitu juga halnya para peserta yang hadir didalam ruangan, terlebih kaum ibu-ibu terlihat begitu antusias mendengar serta mempertanyakan tentang seputaran bahaya kanker.

“Kita berharap, dengan adanya sosialisasi ini bisa menambah pengetahuan kita tentang bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit kanker ini”, harap YB Dt. Parmato. (esa tegar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here