Farlan, Bocah Penderita Tumor Ganas itu Berpulang

0
118

LIMAPULUH KOTA, dekadepos. com –  

Isak tangis tak bisa dibendung pasangan suami isteri Tafip (35) dan Nova (33) warga Jorong Tanjung Baruah, Nagari Andaleh, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, ketika buah cintanya Farlan (6) berpulang kepangkuan illahi akibat tumor ganas dibagian lehernya sejak enam bulan terakhir.

Anak bungsu dari dua bersaudara yang sedang menginyam pendidikan di Taman Kanak-kanak Asyiyah, Andaleh Balik Bukik itu, menghembuskan nafas terakhir dirumahnya setelah beberapa hari pulang dari RSUP M.Djamil Padang.

Terlahir dari keluarga miskin dengan pekerjaan bapaknya sebagai tukang batu, membuat Farlan tidak bisa mendapatkan pengobatan yang layak. Bahkan Farlan hanya mendapatkan perobatan rawat jalan dari puskesmas setempat dan dirujuk ke RSUD Adnan WD.

Malangnya, karena tidak memiliki BPJS Kesehatan sebagai jaminan biaya kesehatan bagi Farlan, sehingga buah cintanya yang semakin digerogoti Tumor ganas harus kembali dibawa kerumah.

“Memang pernah dirawat di RSUD Adnan WD Payakumbuh, tetapi kami tidak memiliki BPJS Kesehatan, sehingga harus membayar biaya rumah sakit sehari Rp 150 ribu. Jadi untuk membayar itu kami tidak sanggup lagi,” cerita orangtua Farlan, Tafip kepada awak media kala itu.

Hingga akhirnya penderitaan keluarga kecil ini sampai ketelinga Bupati Limapuluh Kota Irefendi Arbi. Tidak berlama-lama setelah mendapatkan informasi itu, Bupati lansung mendatangi Farlan dirumahnya. Saat itu kondisi Farlan semakin memburuk dan tumor ganas dilehernya semakin membesar.

Spontan bupati sangat prihatin melihat derita Farlan, hingga orang nomor satu di Luak Nan Bungsu itu mengintruksikan kepada intansi terkait untuk menguruskan BPJS Kesehatan untuk pengobatan Farlan. Bahkan saat itu juga Farlan lansung dilarikan kerumah sakit umum daerah dr. Achmad Darwis, di Suliki.

Karena kurang peralatan medis di RSUD Achmad Darwis, Suliki akhirnya Farlan dirujuk ke-RSUP M.Djmail Padang. Tepat saat itu tanggal (25/2) sebulan lalu, namun sayang Farlan hanya satu minggu dirawat di M.Djmail Padang, kemudian disuruh kembali pulang.

Sekitar dua minggu setelah pulang dari RSUP M.Djamil Padang, tepatnya Rabu (19/4) kemarin sekitar Pukul 12.00 Wib, Farlan berpulang kerahmatullah untuk selamanya. Isak tangis keluarga dan sanak famly Farlan tidak bisa dibendung ketika jenazah anak bungsu pasangan keluarga miskin itu diantarkan menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

“Memang Farlan telah berpulang untuk selamanya. Penderitaannya sungguh berat untuk anak seusianya. Tumor ganas itu begitu cepat membesar dibagian lehernya hingga menggerogoti bagian tubuhnya, kami sebagai masyarakat Limapuluh Kota menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut membantu meringankan beban kelurga Farhan untuk pengobatannya, selamat jalan Farhan, semoga engkau tenang disana nak,” pinta tokoh Luak Nan Bungsu, Desembri Chaniago, ketika bercerita kepada awak media.

Tampak mak dan bapak Farlan, begitu terpukul melihat anak yang dibesarkannya dengan cucuran keringat, kini sudah pergi untuk selamanya. Tawa Farlan sebagai pengobat lelah bapak nan maknya sepulang bekerja, kini takan terlihat lagi.

Semoga Farlan, menjadi anak sorga bagi kedua pasutri miskin ini diakherat kelak. “Farlan maafkan bapak dan mak ya nak, bila tidak bisa memberikan keinginan mu selama ini, tenanglah disana nak, derita Farlan sudah berlalu,” ucap Nova, terisak-isak mengenang anak tercintanya yang sudah pergi dari pelukannya untuk selamanya.

Tiada lagi manja, tangis dan pelukan dari Farlan untuk kedua orangtuanya. Tidak aka nada lagi menyiapkan baju sekolah, sepatu dan kaus untuk Farlan. Selamat jalan Nak.

Sempat Disantuni Kawan WA Luak Limopuluah

Atas initiatif mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Marsanova Andesra, SH,MH, derita Farhan menjadi viral di media sosial WhatApp (WA) grup Luak Limopuluah untuk menggalang dana kemanusian untuk membantu biaya pengobatan Farhan.

Secara resmi, dana santunan yang terkumpul dari kawan-kawan WA sebanyak Rp 9 juta, Jum’at sore (25/2) ketika Farhan hendak dibawa dengan ambulan ke RSU Ahmad Mukhtar Bukittinggi, diserahkan Marsanova Andesra, SH,MH, didampingi Ketua Baznas Limapuluh, Desemberi P Caniago, tokoh muda Payakumbuh, Donni Piliang dan sejumlah anggota grup WA Luak Limopuluah.

Menurut Marsanova Andesra, SH,MH, penggalangan dana untuk menyantungi Farlan, semata-mata sebagai aksi kemanusian antara sesama.

“ Walaupun bantuan yang diberikan jumlahnya sedikit, diharapkan mampu meringankan beban biaya keluarga Farlan selama menjalani pengobatan. Jika nanti Farhan dirujuk sampai ke Jakarta, kawan-kawan WA akan mencarikan jalan untuk memberikan bantuan, “ ujar Marsanova Andesra, SH,MH yang akrap disapa Andes itu.(esha tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here