Farlan, Disantuni Kawan-kawan ‘WA’ Luak Limopuluah

0
42

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Bocah malang, Farlan (6 th) yang menderita tumor ganas dibagian lehernya yang sempat viral di media sosial, mendapat perhatian serius dari kawan-kawan WhatApp (WA) grup Luak Limopuluah. Dimotori mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Marsanova Andesra, SH,MH, kawan-kawan dari dunia maya itu menggalang dana kemanusian guna membantu biaya pengobatan Farlan.

“ Alhamdulliah, secara resmi dana santunan yang terkumpul dari kawan-kawan WA sebanyak Rp 9 juta, Jum’at sore (25/2) ketika Farlan hendak dibawa dengan mobil ambulan ke RSU dr.Ahmad Mukhtar di Bukittinggi, diserahkan Marsanova Andesra, SH,MH, didampingi Ketua Baznas Limapuluh, Desemberi P Caniago, tokoh muda Payakumbuh, Donni Piliang dan sejumlah anggota grup WA Luak Limopuluah.

Menurut Marsanova Andesra, SH,MH, penggalangan dana untuk menyantuni Farlan, semata-mata sebagai aksi kemanusian antara sesama.

“ Walaupun bantuan yang diberikan jumlahnya tidak seberapa, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban biaya keluarga Farlan selama menjalani pengobatan, “ ungkap Marsanova Andesra.

Pengacara muda kondang itu juga menyatakan,jika nanti Farlan harus dirujuk sampai ke Jakarta, kawan-kawan WA akan beruhasa mencarikan jalan untuk memberikan bantuan.

Marsanova Andesra juga menyebutkan, sudah ada anggota DPR RI, Jhon Kenedi Aziz menyatakan siap memberikan bantuan jika nanti Farlan sampai berobat ke Jakarta.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah mendapat informasi dari wartawan adanya seorang bocah murid Taman Kanak-kanak Asyiyah, Andaleh Balik Bukik, Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, terbaring tak berdaya sejak 6 bulan belakangan karena diserang tumor ganas dibagian lehernya, Bupati Irfendi Arbi langsung datang ke rumah bocah anak pasangan keluarga miskin itu melihat kondisi Farlan.

Melihat kondisi Farlan yang terbaring tak berdaya, Bupati Irfendi Arbi benar-benar terharu dan langsung memerintahkan Kepala Puskesmas Mungo, drg. Erma Risydianti dan Camat Luak, Wahyudi Mufti dan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Luak. Maizur S.Pd, untuk membawa anak pasangan suami istri Tafip (35) dan Nova (33) warga Jorong Tanjung Baruah, Nagari Andaleh Bawah itu ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Ahmad Darwis di Suliki untuk dirawat secara intensif.

Menurut pengakuan Tafip dan Nova kepada Bupati Irfendi Arbi, anak keduanya itu menderita sakit tumor baru sekitar 6 bulan belakangan ini.

“ Mulanya ada bencolan tumbuh dileher Farlan. Bencolan itu seperti bisul,” ungkap Tafip.

Diakui Tafip, sebelum tumor ganas yang tumbuh dileher anaknya itu membesar, Farlan sudah dibawa untuk pengobatan ke Puskesmas Mungo. Setelah bisul itu meletus, beberapa hari kemudian bencolan itu tumbuh lagi dan bahkan semakin membesar.

“Farlan pernah dirawat di RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh. Sebab tidak punya cukup dana untuk membiayai pengobatan. Sekali berobat saja, memakan biaya Rp150 ribu,” ungkap Tafip yang kesehariannya hanya bekerja sebagai tukang batu.

Untuk pengobatan Farlan, dokter RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh menyarankan untuk mengurus BPJS. Tak ada jalan lain, untuk kesembuhan buah hatinya itu, Tafip mengurus BPJS secara mandiri karena mereka belum mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah.

“ Setelah mendapatkan BPJS secara mandiri, Farlan kembali dirawat di RSUD Adnan WD Payakumbuh, namun karena sakitnya bertambah parah akhirnya dirujuk ke RSU dr.Ahmad Mukhtar Bukittinggi dan seterusnya Farlan dirujuk ke RSU dr.M Djamil Padang untuk perawatan intensif,” uncap Tafip.

Selama 15 hari dirawat di RSUD M Djamil Padang, Tafip mengakui bahwa dia mulai kewalahan untuk membiayai selama mendampingi Farlan berobat di Padang. Sehingga dengan terpaksa, akhirnya, Farlan harus dibawa pulang dengan rekomendasi dokter harus melakukan perawatan jalan.

“ Secara ekonomi, keluarga kami benar-benar tak berdaya untuk membiayai Farlan, “ ujar Tafip memelas sembari berharap akan ada orang yang rela memberikan bantuan.

Bupati Irfendi Arbi mengakui, bahwa ia telah mendapat informasi dari pihak rumah sakit RSU dr. Ahmad Darwis, Suliki, bahwa untuk pengeobatan Farlan yang menderita tumor ganas harus dirujuk ke ke RSU dr.Ahmad Mukhtar Bukittinggi.
“ Mudahan-mudahan derita Farlan segera berakhir, setelah mendapat perawatan intensif dari pihak rumah sakit. Sebagai Bupati, pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah memberitahu kondisi Farlan, sehingga penyakitnya segera diapat diatasi. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada kawan-kawan media sosial yang telah menggalang dana kemanusian untuk Farlan. Mudahan-mudahan, segala bantuan yang telah diberikan mendapat pahala disisiNya. Amin.. ! (Esa Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here