Festival Ibu dan Buah Hati 2018, Ajak Masyarakat Peduli Perempuan dan Hak Anak

0
33

TANGERANG SELATAN, dekadepos.com-

Festival Ibu & Buah Hati 2018 merupakan salah satu acara yang diusung oleh Komunitas Cerita Ibu Cerdas (CIC) yang berdiri pada 2017. Acara ini bermula dari rangkaian Fun Group Discussion (FGD) yang setiap bulannya diadakan untuk memberikan informasi yang tepat guna kepada para public figure, informasi tersebut kemudian dibagikan ke masyarakat luas dengan penggunaan akun media sosial para anggota CIC. Komunitas ini memiliki 65 anggota yang merupakan para artis yang telah menjadi ibu muda dengan anak usia 0-7 tahun.

Dari rangkaian FGD itulah, Komunitas Cerita Ibu Cerdas mendapatkan respon yang positif dari masyarakat, terutama calon orang tua dan orang tua muda. Tingginya animo masyarakat akan kebutuhan informasi mengenai ilmu parenting, informasi kesehatan keluarga yang baik dan benar, serta produk yang ramah ibu dan anak membuat acara Festival Ibu&Buah Hati 2018 dapat dilaksanakan dengan berbagai macam dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), pelaku bisnis, serta masyarakat.

“Saya melihat ketertarikan masyarakat terhadap isu ibu dan anak yang tinggi, bersama rekan-rekan di Komunitas CIC kemudian mengajukan hal ini ke beberapa instansi pemerintah, yakni Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk perijinan dan administrasi, lalu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang memberikan dukungan terutama mengangkat isu untuk memberikan hak untuk anak, terutama stop kekerasan terhadap anak. Sebelumnya CIC juga pernah bekerja sama dengan Kementerian PPPA dalam rangka isu yang erat kaitannya dengan anak,” ungkap Fairus Faisal, Ketua CIC, yang biasa dipanggil Iloet dalam konferensi pers Festival Ibu&Buah Hati 2018.

Deputi Menteri Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA RI, Lenny N. Rosalin mengungkapkan bahwa saat ini upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030 sedang dilakukan. Tingginya angka kekerasan terhadap anak termasuk didalamnya pelecehan seksual di Indonesia menjadi perhatian pemerintah dan banyak pihak. “Untuk itu, upaya-upaya tersebut perlu ditingkatkan kualitasnya dan anak-anak harus mendapatkan perlindungan serta terpenuhi haknya secara sungguh-sungguh dari semua elemen masyarakat, pemerintah, media dan dunia usaha,” lanjut Lenny.

Terpilihnya Tangerang Selatan untuk penyelenggaraan acara ini dikarenakan Tangerang Selatan merupakan kota dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, memiliki program-program untuk anak dan juga kesetaraan gender pada wanita, terutama kaum ibu.

Selain itu, banyaknya artis anggota KCIC yang juga berdomisili di Tangerang Selatan seperti Bintaro, BSD, Ciputat, dan Pamulang.

Wakil Walikota Tangerang Selatan, Drs. Benyamin Davnie berkata,”Kami sangat senang acara seperti ini menjadi bagian dari Kota berkembang Tangerang Selatan. Kami pun akan merencanakan acara seperti ini akan menjadi agenda tahunan kami di Tangerang Selatan. Dengan acara seperti ini, kami berharap warga Tangerang Selatan semakin paham tentang isu-isu yang tepat guna bagi Ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya.” Benyamin juga mengingatkan agar para warga dengan anak di bawah usia 17 tahun dapat memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), yang kini sedang digiatkan oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

PETISI, AWARDING & CHARITY NIGHT

Festival Ibu&Buah Hati 2018 akan dihadiri dan didukung oleh sekitar 30 artis seperti Deswita Maharani, Revalina S.Temat, Diva Nadia, Enno Lerian, Jennifer Arnelita, Tya Ariestya, Hesti Purwadinata, Angie Virgin, Dian Ayu, Shezy Idris, Intan Nuraini, Nina Tamam, Fanny Febriana, dan banyak lagi. Para artis yang hadir akan memberikan kontribusi dengan melelang barang layak pakai mereka, yang hasilnya akan diberikan kepada para pejuang penyakit langka di Indonesia, terutama para pejuang yang masih berusia dini. Para pejuang yang bernaung di bawah Yayasan Penyakit Langka Indonesia .

Selama Festival ini berlangsung, para artis akan memandu acara, dan sebagian menjadi narasumber yang berbicara tentang pengalaman mereka dalam berkeluarga serta membahas isu-isu yang sedang hangat untuk diperbincangkan. Beberapa hal yang akan ada di Acara Festival Ibu&Buah Hati 2018 antara lain;Sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA). Para pengunjung bisa melakukan registrasi gratis untuk mendapatkan kartu KIA di booth yang telah disediakan. Caranya hanya cukup membawa akta kelahiran bayi atau anak, dan membawa foto diri untuk anak usia 5-17 tahun. Ragam talkshow yang informatif seperti Talkshow mengenai tema kesehatan anak, agar anak tidak mudah sakit dan berprestasi. Selain itu ada cek kesehatan Indeks masa tubuh dan cek jumlah lemak tubuh, dan cek gigi-gusi gratis bagi para pengunjung. Kemudian Talkshow mengenai kesehatan kewanitaan. Seperti yang kita ketahui bahwa ada banyak kasus kesehatan yang menimpa wanita, bagaimana cara mencegahnya, mendeteksinya, hingga mengobatinya. Dan Talkshow diselingi demo masak yang memberikan tip mengenai cara memasak yang sehat bagi tubuh serta Talkshow membuat dekorasi pesta.

Permainan anak dan Lomba-lomba menarik. Ada beberapa permainan yang didesain khusus oleh Kementerian PPPA berupa flexy game, board game dan card game yang bertujuan untuk mendukung karakter anak dan membangun rasa cinta tanah air. Beberapa lomba yang akan dilangsungkan yakni merangkak, mewarnai, lomba untuk keluarga, dan doorprize.

Awarding atau penghargaan kepada para tokoh. Termasuk di dalamnya adalah Ibu Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof.Dr. Yohana S. Yembise yang akan menghadiri acara penganugerahan yang diusung oleh Komunitas CIC. Awarding akan dilaksanakan pada Minggu, 6 Mei 2018 pukul 18.00-19.00

Hiburan bagi pengunjung. Sebagai tambahan, akan ada fashion show yang diperagakan oleh model dan artis. Akan ada live music performance yang akan diisi oleh Ressa Herlambang dan Budi DoReMi, juga ada traditional dance performance dari anak-anak TK di salah satu area Tangerang Selatan dan juga para penyanyi cilik.(est/rel)