Firdaus : Sebelum Hilang, Kelakuan Korban Ihsan Memang Aneh

0
28

Kab. 50 Kota, Dekadepos.com

Tiga hari pasca hilangnya Ihsan (13) seorang pelajar MtSN di MtSN di Situjuah Batua Kabupaten Lima Puluh Kota saat berenang bersama tiga orang temannya, hingga kini, Minggu pagi (8/1) tim gabungan yang melakukan pencaharian masih belum menemukan korban ataupun tanda-tanda keberadaannya.

Selain Tim Gabungan BPBD, SAR, masyarakat serta Tim yang dibentuk oleh Calon Walikota Payakumbuh juga terlihat ikut melakukan pencaharian disepanjang aliran Sungai Batang Agam yang masih terlihat deras itu. Hingga kini, pihak keluarga korban di Jorong Talaweh Nagari Banda Dalam Kecamatan Situjuah Limo Nagari, masih menunggu kabar terkait anak mereka itu. Pihak keluarga sangat berharap Tim Pencari segera menemukan anak kedua dari empat bersaudara itu.
Firdaus (53) orang tua Ihsan, menuturkan bahwa, kelakuan anaknya itu memang berubah sebelum peristiwa itu terjadi.
6

Ihsan yang biasanya dikenal cukup usil kepada saudara-saudaranya yang lain, namun beberapa jam jelang kejadian itu terlihat berbeda. “ Mungkin itu tanda-tanda ia akan pergi. Biasanya kalau sedang berada dirumah dan tidur-tiduran bersama Andehnyo (ibunya. Red) serta saudaranya yang lain, ia akan bertengkar. Namun beberapa jam sebelum kejadian hal itu tidak terlihat. Padahal sudah cukup lama ia dan saudaranya tidur-tiduran bersama”. Kenang Firdaus.
7

Ia juga menyebutkan bahwa anak kedua dari empat saudara itu tidak pandai berenang. Dan bahwa korban hanya sekali pergi berenang. “ Saya tidak tahu dia pergi berenang. Usai bermain dirumah, dia tidak menyebut hendak pergi kemana. Tahu-tahu saya dapat kabar ia hilang. Saya tidak ada firasat buruk saat itu”. Tambahnya. Pihak keluarga berharap korban bisa segera ditemukan.

Ditempat terpisah, Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kapolsek Situjuah Iptu. Novrizon mengatakan bahwa upaya pencaharian masih dilakukan oleh Tim Gabungan, namun sejauh ini belum terlihat adanya tanda-tanda korban. “ Kita Masih di TKP melakukan pencaharian sampai hari ini, namun belum terlihat adanya tanda-tanda korban.” Iptu, Novrizon, Minggu siang (8/1).
2222
Kapolsek juga menambahkan, untuk upaya pencaharian juga telah dilakukan dengan penyelaman, termasuk membagi tim pencari menjadi dua. Selain itu, penyisiran juga dilakukan disisi kiri dan kanan aliran sungai Batang Agam. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here