Sekdakab Limapuluh Kota Terima Tim Penilai Anugerah Pragipta Nusantara

0
22

Kabupaten Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Sekretaris Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, H. Yendri Thomas menerima kunjungan tim penilai Tahap II Anugerah Pragipta Nusantara tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2017, guna meninjau dokumen Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten setempat di aula kantor Bapedda, Bukik Limau, Sarilamak, Selasa (7/3) sore kemarin. “ Mudah-mudahan, di tahun 2017 ini Kabupaten Limapuluh Kota berhasil meraih Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara. Paling tidak, mampu mendulang prestasi pada tahun 2015 lalu dimana Kabupaten Limapuluh Kota berhasil masuk nominasi tiga besar” ujarnya.

Untuk itu, Yendri Thomas meminta seluruh stakeholder yang hadir dalam penilain ini, diharapkan benar-benar membantu tim penilai dalam melakukan penilain, dalam hal menjawab yang berkaitan dengan RKPD di Kabupaten Limapuluh Kota.“ Selama ini kita telah sukses melaksanakan penyusunan Rencana Kerja Pembanguan Daerah (RKPD) dan Musyawarah Perencanangan Pembangunan (Musrembang) mulai dari tingkat Nagari sampai ke tingkat Kecamatan, dalam waktu dekat kita juga akan mengelar Forum SPKP” ujarnya.

Sayangnya, menurut Yendri Thomas dalam rangka penyusunan perencanaan yang dilaksanakan pemerintah daerah Kota dan Kabupaten terkendela dengan singkronasi pemerintahan di Provinsi. “ Kami kesulitan sinkrosinasi perencanaan Kabupaten Kota dengan Provinsi, terkadang Provinsi agak terlambat, mudah-mudahan kedepan melalui Bapeda Provinsi kita bisa singkronkan antara pemerintah Kota /Kabuapten dan Provinsi. Pasalnya, 95 % masalah keuangan yang dialami Kabupaten Limapuluh Kota tergantung kepada Pemerintah Provinsi dan pusat” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, tim Penilai ini diketuai Hefdi dari Bapeda Sumbar, serta tim independen yang terdiri dari Prof. Weri dan Prof. Meilinda dari universitas Negeri Andalas (Unand), serta Musiran dari Universitas Negeri Padang (UNP). ikut hadir Mahasiswa Fakultas pertanian Unand program studi Agribisnis. Menurut Hefdi, penilain tahap II ini merupakan pencarian Kabupaten terbaik dalam penyusunan RKPD, untuk itu pihaknya melakukan peninjauan tentang apa yang tertuang dalam RKPD.

“ Nantinya kami akan melihat penyusunan itu apakah sesuai dengan mekanisme yang ditentukan, dengan melibatkan semua stackeholder dalam masyarakat, sehingga nantinya akan menjadi acuan untuk menentukan Kabupaten mana yang akan terbaik” ujarnya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here