Ganja Makin Langka, Sabu-sabu Laris Manis. Polisi Grebek Pesta Narkoba.

0
123

Payakumbuh, Dekadepos.com

Seakan tidak pernah habis, penyalah-gunaan dan peredaran Gelap Narkoba jenis sabu-sabu makin mengkhawatirkan di wilayah Hukum Polres Payakumbuh. Bahkan peredaran barang haram berbentuk Kristal putih itu nyaris mengalahkan peredaran Narkoba jenis ganja kering yang akhir-akhir ini makin jarang terungkap. Baru-baru ini, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh kembali membekuk sejumlah warga dari sejumlah daerah yang diduga melakukan pesta Narkoba jenis sabu-sabu.

Penggerebakan yang dipimpin langsung Kasatresnaroba, Iptu. Hendri Has tersebut dilakukan pada Kamis (16/3) sekitar pukul 17.00 Wib di salah satu rumah di Kelurahan Bunian Kecamatan Payakumbuh Utara. Saat digrebek, Tim Opsnal mendapati 3 orang warga yang berada disebuah rumah yang tak jauh dari Komplek SD Muhammadiyah.

Mereka diduga menggelar pesta Narkoba jenis sabu-sabu. Karena tidak menduga akan digrebek, mereka tidak dapat berbuat banyak. Mereka yang berada dalam rumah tersebut, MR (28) Swasta warga Kelurahan Kapalo Koto Dibalai Kecamatan Payakumbuh Utara, A (30), RS (25) seorang pedagang. Dari penangkapan terhadap ketiganya, Polisi berhasil mengamankan barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu, diantarannya 3 paket kecil diduga Narkotika jenis shabu yang disimpan dalam plastik bening, 1 buah bong lengkap yang terbuat dari botol farfum merk Elizabeth Dior, 1 buah timbangan digital merk ACIS warna putih orange, 48 lembar plastik klep bening, 1 buah hp merek Xiaomi warna silver putih, 1 buah hp lipat merek Samsung warna putih dan 1 buah hp merek i-cherry warna biru putih.

Sementara, masih dirumah yang sama, namun dikamar berbeda, Polisi kembali mengamankan tiga orang pria lainnya. Meski tidak terkait dengan Narkoba tersebut, ketiganya diamankan ke Mapolres Payakumbuh untuk pemeriksaan lanjutan. Tak sampai disana, usai mengamankan 6 orang itu, Polisi kembali melakukan pengembangan kerumah orang tua tersangka A di Kelurahan Padang Tinggi Piliang, dirumah tersebut, Polisi kembali mengamankan 2 orang Anak Baru Gede (ABG), meski tidak menemukan Narkoba apapun didalam rumah, ataupun disekitarnya, mereka juga diamankan ke Mapolres.

“ Dari Informasi masyarakat, kita kembali melakukan penggerebakan disebuah rumah yang diduga dijadikan sebagai tempat pesta Narkoba jenis sabu-sabu. Selain mengamankan sejumlah orang, kita juga menyita sejumlah barang bukti Narkoba, termasuk 1 buah timbangan digital.”. sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatresnarkoba, Iptu. Hendri Has, SH didampingi Kanit Narkoba, Aiptu. Ardiyanto, Minggu sore (19/3).

Mantan Perwira di Polsek Payakumbuh itu juga mengatakan bahwa, mereka sedikit terlambat melakukan ekspose karena terus melakukan pengembangan dalam kasus tersebut. Salah seorang tersangka kepada penyidik Polres Payakumbuh mengatakan bahwa, ia menjadi pemakai Narkoba jenis sabusabu karena semakin sulit mendapatkan Narkoba jenis ganja kering. “ Narkoba jenis ganja semakin sulit didapat pak, jadi saya beralih memakai sabu-sabu”. Ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolres dan tes Urine oleh BNN Payakumbuh terhadap kedelapan orang yang diamankan itu, tiga orang ditetapkan jadi tersangka karena cukup alat bukti yakni MR, A dan RS, tiga orang positif dan diserahkan ke BNN, sementara 2 orang lainnya diserahkan kepada orang tuannya.

Hingga kini, tersangka MR, A dan RS masih ditahan di Mapolres Payakumbuh untuk penyelidikan lebih lanjut. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here