Gara-gara Sapi, Usai ditahan Polisi, Mantan PNS dan 4 Petani ditahan Jaksa.

0
154

Payakumbuh, Dekadepos.com

Hari ini, Selasa (21/3) Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Payakumbuh menyerahkan berkas perkara Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Sosial (Bansos) sapi senilai Rp 501.875.000,- tahun 2011 lalu, lima orang pengurus kelompok tani (Keltan) masing-masing, Kelompok Tani Sinar Pagi, Nagari Labuah Gunung, Kecamatan Lareh Sago Halaban, dan Kelompok Tani Padang Siontah Situjuah Batur, Kecamatan Situjuah Batur, Kabupaten Limapuluh Kota, kelima tersangka tersebut diserahkan Penyidk Tipikor kepada Kejaksaan Negeri Payakumbuh di Kawasan Koto Nan IV.

Sebelum diserahkan ke Kejaksaan, kelima tersangka itu AK (64) mantan PNS yang juga Ketua Keltan Padang Siontah, A (44) Ketua Kelompok Tani Sinar Pagi, S (50) warga Jorong Ladang Lawe, Kenagarian Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, A (54) warga Jorong Sawah Lawe, Kenagarian Situjuah Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, dan UA (41) warga Jorong Sawah Lawe, Kenagarian Situjuah Tungkar ditahan di Sel Mapolres Payakumbuh.

Kelima tersangka dan barang bukti dibawa ke Kejaksaan sekitar 11.00 Wib, Menurut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasat Reskrim, Iptu. Wawan Dermawan didampingi Kanit Tipikor, Ipda, P. Lubis, proses penyerahan tersebut dilakukan karena berkas perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi telah dinyatakan lengkap. “ Sebelumnya kelima tersangka memang telah kita tahan di Mapolres, dan untuk proses selanjutnya kita serahkan ke pihak Kejaksaan”. Sebutnya.

2 3

Sebelumnya diberitakan, Dari hasil pemeriksaan tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Payakumbuh, kelima tersangka itu terbukti melakukan tindak pidana dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Penyelamatan Sapi/Kerbau Betina Produktif Tahun Anggaran 2011 senilai Rp.501.875.000,- bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian Republik Indonesia disalurkan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sumatera Barat. Modus operandi tindak pidanan korupsi yang dilakukan kelima tersangka, beber Iptu. Wawan Dermawan, kelima tersangka diduga kuat telah membuat laporan atau pertanggungjawaban fiktif.  Atas kasus tersebut, negara telah dirugikan sekitar Rp.372 juta rupiah.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Hasbih didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Andhika P. Shandy dan Kasi Intel, Ade Azhari mengatakan bahwa usai serah terima tersangka dan Barang bukti, pihaknya bakal langsung melakukan penahanan. “ Kita juga akan melakukan penahanan terhadap kelimanya, sebab sebelumnya pihak penyidik di Kepolisian juga melakukan penahanan”. Sebutnya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here