Gas Langka, SPBE Sebut Tak Ada Pengurangan Kuota

0
224
Foto : Ilustrasi. Jitunews.com

Payakumbuh, Dekadepos.com

Meski sejumlah warga Payakumbuh mengeluh “ Tapakiak” akibat langkanya Gas Elpigi Ukuran 3 KG pasca Lebaran Idul Adha beberapa waktu lalu, hingga muncul adanya informasi ditengah-tegnah masyarakat bahwa kelangkaan itu merupakan masa transisi/peralihan menjelang dicabutnya Subsidi LPG 3kg. Direktur PT. Pratama Abadi Semesta di SPBE Jalan Baypass, atau Jalan Lingkar Utara, Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh, Jek Peto, kepada wartawan mengatakan dan membantah jika Gas LPG 3 kg langka. Sebab, dari Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji (SPBE) yang dikelolanya tidak ada sedikitpun pengurangan kuota LPG 3kg atau subsidi.

“Kalau langka tidak ya, sebab kuota kami tidak berkurang. Setiap hari kami mendistribusikan LPG 3 kg mencapai 80 ton keseluruhan wilayah Sumbar Bagian Utara,” jelasnya kepada awak media menanggapi jeritan masyarakat terhadap sulitnya gas Subsidi 3 kg ditingkat pengecer dan agen.

Menurutnya, saat ini pemerintah belum mencabut Subsidi Gas 3 KG. Namun, diduga sulitnya masyarakat memperoleh Gas 3 Kg ditingkat agen dan pengecer, diakibatkan pemakai Gas Subsidi 3kg sudah mulai masuk kepabrik. Kemudian bisa saja Gas 3 kg dijual kelain rayon oleh pengecer atau agen.

Baca juga : http://www.dekadepos.com/gas-3kg-langka-warga-tapakiak/

“Kini bisa saja terjadi penjualan Gas 3 kg keluar rayon, contoh barang untuk Kota itu tidak boleh dijual dikabupaten. Sekarang bisa saja karena memenuhi kebutuhan disatu tempat sehingga dijual kesana dengan harga lebih mahal, sehingga terjadi ketidak merataan,” jelasnya.

Berbeda dengan tabung Gas 5,5 kg yang baru, itu non Subsidi sehingga boleh dijual diluar rayon. Kemudian tabung 5,5 kg ini sudah dipasarkan sejak beberapa waktu lalu. Untuk gas 3 kg, sebut Jek Peto industri tidak boleh memakai. “Sekarang faktanya banyak industri memakai gas Subsidi, padahal ini tidak boleh. Pemakaiannya juga tidak tanggung-tanggung, banyak sehingga terjadi seperti ini,” sebutnya menyebut jika Subsidi sampai kini masih ada.

Untuk Sumbar saja saat ini sudah ada Pangkalan Gas LPG sebanyak 2400, dan agen 100 se-Sumatera Barat. “Ini yang untuk Gas 3kg. Dan soal harga gas Subsidi 3 kg tidak naik, seperti biasa,” sebutnya. (Est)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here