Geledah Rumah Nenek 7 Cucu, Polisi Temukan Narkoba dan Ribuan Pil Hexymer

0
107

Payakumbuh, Dekadepos.com

Usai melakukan penangkapan terhadap tersangka I di Tan Malak Payakumbuh – Limbanang, Tim Satresnarkoba Polres Payakumbuh melakukan pengembangan ke Kediaman tersangka di Jorong Balai Talang Kenagarian Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota, penggeledahan dirumah tersebut dilakukan bersama Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota didampingi Anggota Polsek Guguak dan aparat Jorong setempat.

Sampai di kediaman tersangka, Polisi langsung mengamankan SY (63) yang merupakan suami tersangka I, kepada petugas kepolisian, SY mengaku tidak tahu menahu terkait aktivitas sang istri dalam bisnis Narkoba, namun ia tidak mengelak bahwa ia merupakan pemakai Narkoba jenis sabu-sabu. Tak percaya begitu saja dengan ucapan SY, Polisi melakukan penggeledahan diseluruh bagian rumah tersangka.

Dari pencaharian awal, Polisi menemukan 11 tabung Pil Hexymer yang masing-masing tabung berisi 1.000 butir. Obat daftar G yang harus dibeli dengan menggunakan resep dokter itu, ditemukan dalam sebuah kardus yang terbungkus rapi. Menurut tersangka I, obat itu ia pesan dari seorang rekannnya di Jakarta. Dan diantarkan menggunakan jasa pengiriman. Obat itu ia beli seharga 12 juta rupiah. “ Obat itu untuk saya jual kembali pak, 1 tabung berisi 1.000 butir saya beli seharga lima ratus ribu, dan saya jual kembali seharga enam ratus ribu rupiah”. Ucapnya.

Tak sampai disana, Polisi terus melakukan penggeledahan, dikamar belakang yang tak juah dari dapur, Polisi menemukan uang tunai Rp. 9.000.000,- serta sejumlah bukti transfer pengiriman uang. Dikamar lainnya, Polisi kembali mengamankan 3 paket besar Narkotikan yang diduga sabu-sabu serta 1 paket ukuran sedang. Selain itu juga ditemukan timbangan digital yang diduga digunakan tersangka I untuk menimbang Narkoba sebelum ia jual.
Karena tak dapat lagi mengelak, tersangka I menyebutkan bahwa Narkoba itu ia beli dari seorang bandar beberapa hari sebelumnya. Untuk melakukan transaksi, ia memang tidak pernah bertemu dengan sang bandar, ia hanya melakukan transaksi melalui handphone. Setelah disepakati, barang haram jenis sabu-sabu itu diletakkan sang bandar disuatu tempat, sementara untuk pembayaran, dilakukan melalui transfer.

6

7
“ Dari penggeledahan lanjutan yang kita lakukan bersama Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota dan anggota Polsek Guguak, kita temukan lagi sabu-sabu, puluhan ribu pil Pil Hexymer, uang yang diduga hasil penjualan Narkoba serta 1 buah timbangan digital. Untuk tersangka SY dan barang bukti yang kita ditemukan dirumah itu, prosesnya kita serahkan ke Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota, karena daerah tersebut merupakan wilayah hukum mereka”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasat Kasatresnarkoba, Iptu. Hendri Has, SH didampingi Kanit Narkoba, Aiptu. Ardiyanto, Rabu sore (1/2).

Dalam penggerebekan tersebut, ikut hadir Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota, Iptu. Zul Andri, KBO, Iptu. Togap Silalahi serta Kanit Narkoba, Bripka. Romi. Untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti diamankan ke Masing-masing Polres. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here