Gudang Garam Disegel, Ini Kata Pemiliknya

0
750

Payakumbuh, Dekadepos.com

Naldi (41) Warga Jorong Tambun Ijuak Kenagarian Koto Tangah Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota pemilik Gudang Garam yang disegel oleh Pihak Kepolisian dari Mapolres Payakumbuh Payakumbuh mengaku Garam sekitar 9 Ton yang disegel Polisi pada Sabtu (26/8) sekitar pukul 09.00 Wib, menurutnya barang tersebut baru saja datang dari Demak yang dibawa menggunakan Ekspedisi.

Kepada Polisi, Naldi juga menyebutkan bahwa Garam dengan ukuran masing-masing karung 50 Kilogram itu juga tidak memiliki persyaratan Administrasi, baik itu Faktur,DO, SPB, Begitu juga administrasi izin pribadi Naldi Izin Usaha,Tanda Daftar Usaha STDP tidak ada. Naldi juga mengakui bahwa garam tersebut saat ini kadar yodium nya masih dibawah standar dan akan ditambahkan secara pribadi oleh Naldi kadar yodium yangg akan dikirim dari Jawa.
“ Saat ini, saya tengah mengurus perizinan terhadap usaha saya ini pak di Dinas Koperindag Kabuapten Lima Puluh Kota, untuk pengiriman Garam dari Demal menggunakan angkutan Ekpedisi”. Sebut Naldi seperti disebutkan Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kanit Resek, Ipda. Doni.

Sementara, Naldi saat dihubungi di nomor telpon 082170276XXX membenarkan bahwa garam tersebut baru saja datang pada pagi Sabtu itu. “ Iya, garam tersebut baru saja datang. Kalau terkait pemeriksaan, silahkan saja tanya ke Polisi, termasuk apa yang ditanyakan Polisi kepada saya”. Sebutnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, Mahalnya harga garam akhir-akhir ini diduga juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan dan memperkaya diri sendiri. Yakni dengan cara mengganti kemasan Garam dari ukuran puluhan kilogram dengan Garam berukuran kecil. Bahkan untuk membuat Garam Kian ” Asin ” ( mahal.red) pemilik Gudang sengaja mencetak kemasan/plastik baru untuk Garam yang dibeli dari daerah Demak itu. Namun upaya Naldi (41) warga Jorong Tambun Ijuak Kenagarian Koto Tangah Simalangang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota until melakukan Hal tersebut Tak berselang lama. Gudang tempat penyimpanan Garam yang dikemas Ulang itu digrebek Tim Satreskrim dan Intelkam Polres Payakumbuh pada Sabtu (26/8) sekitar pukul 09.00 Wib.

Dari lokasi gudang itu, ditemukan Garam Karung dengan isi 50 Kg yang dikemas ulang dalam kantong dengan Merk PT. Garam ( Persero ) dengan ukuran kecil 200 Gram. Jumlah Garam tersebut diperkirakan mencapai 9 Ton. ” Memang tadi Tim Reskrim dan Intelkam Polres Payakumbuh melakukam pemyegelan / memasang Police Line disebuan gudang tempat pengemasan Ulang Garam. Diduga Garam tersebut tidak memiliki sejumlah persyaratan sebelum diedarkan/dijual kepada masyarakat”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melaui Kasatreskrim, Iptu. Wawan Dermawan didampingi Kanit Resek, Ipda. Doni Sabtu sore (26/8).

Gudang tempat penyimpanan Garam yang dikemas Ulang itu digrebek Tim Satreskrim dan Intelkam Polres Payakumbuh pada Sabtu (26/8) sekitar pukul 09.00 Wib.
Selain melakukan penyegelan terhadap Gudang tersebut, Polisi juga melakukan pemeriksaan/meminta keterangan kepada Naldi di Mapolres Payakumbuh. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Penyidik. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here