Gugatan PHP Pilwako Payakumbuh Ditolak di MK

0
23

PAYAKUMBUH,Dekadepos.com

Setelah melakukan rangkain panjang, Akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan gugatan Paslon Kepala Daerah (PHP) Nomor 3, Suwandel Muchtar-Fitrial Bahri dalam sengketa Pilkada Payakumbuh.

Dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PHP.KOT-XV/2017 mengabulkan eksepsi termohon dan eksepsi pihak terkait mengenai tenggang waktu pengajuan permohonan, dan menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima.

Dengan begitu, Mahkamah Konstitusi menyatakan benar dan tetap berlaku Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Payakumbuh Nomor 11/Kpts/KPU-Kota-003.435146/2017 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh 2017 tanggal 23 Februari 2017 pukul 12.38 WIB, lalu.

Keputusan Mahkamah Konstitusi tersebut dibacakan pada sidang yang digelar pada hari Selasa 4 April 2017 pukul 10.55 WIB yang dipimpin oleh Arief Hidayat selaku ketua serta tujuh hakim lainnya.

Dihadiri lansung Ketua KPU Kota Payakumbuh, M.Khadafi dan komisioner lainnya.

Ketua KPU Payakumbuh Muhammad Khadafi mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan KPU RI untuk melakukan pleno penetapan pasangan calon terpilih atau pemenang pilkada setelah keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi.

Disampaikanya, dengan putusan MK, maka KPU Kota Payakumbuh memiliki waktu paling lambat tiga kali 24 jam sejak ditetapkan atau tiga hari. Dengan begitu paling lambat Paslon terpilih ditetapkan hari Jumat datang.

Ditambahkan sekretaris KPU Diva Persada, pasca putusan MK, KPU akan mempersiapkan rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih paling lambat Hari Jumat. “Kita diberi tenggat waktu tiga hari. Jadi paling lambat Jumat sudah ditetapkan,” sebutnya.

Disampaikan Diva, setelah penetapan Paslon terpilih maka KPU akan menyampaikan surat penetapan kepada DPRD paling lambat dua hari pasca ditetapkan.

“Setelah kita tetapkan maka akan disampaikan kepada DPRD. Kemudian soal kapan pelantikan Untu sudah tidak jadi tanahnya KPU lagi,” sebut Diva.

Seperti diketahui, Pilkada Payakumbuh berujung di MK. Setelah tiga kali sidang, MK memutuskan bahwa menolak gugatan pemohon. Sehingga keputusan KPU terkait rekapitulasi suara sudah benar.

Dimana pada Pilkada Payakumbuh dari total 57.178 suara yang sah, pasangan Riza Falepi-Erwin Yunaz meraih 24.946 suara terbanyak atau 43,62 persen suara. Sedangkan pasangan Wendra Yunaldi-Ennaidi mendapatkan 11.058 suara atau 19,33 persen dan pasangan Suwandel Muchtar-Fitrial Bachri memperoleh 21.174 suara dengan persentase 37,03 persen. (Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here