Hadiri Bagodang III, Raseno Arya : “Percepat Pembangunan Ekonomi, Bangun Pariwisata”!

0
53
Wakil Walikota Payakumbuh (Kanan) saat mendampingi Asisten Dirjen Pemasaran Kemenpar RI, Raseno Arya (Tengah) ketika meninjau salah satu Stand pameran di Payakumbuh Fair

Payakumbuh, Dekadepos.com

Sektor pariwisata adalah sektor padat karya, padat kreatifitas dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Membangun pariwisata akan dapat lebih mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu daerah. “ salah satu pendukung kea rah ini adalah keberadaan sebuah bandara,  akan lebih mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan kunjungan wisata yang tinggi, dan untuk ini Kota Payakumbuh sudah waktunya memiliki bandara sendiri “,  demikian ungkap Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata RI, Roseno Arya saat memberikan sambutan dalam pembukaan acara Bagodang (Barolek Godang) ke-3 Payakumbuh di Pentas Utama, Pelataran Ngalau Indah, Rabu siang (01/11).

Raseno juga menambahkan bahwa kita bisa mencontoh daerah Banyuwangi, dulunya kota tersebut lebih dikenal mistis dengan adanya isu santet, namun sekarang kota ini bergerak maju pesat dengan keberadaan Bandara sendiri, malahan maskapai sekelas Garuda Indonesia juga sudah bisa mendarat langsung di Kota tersebut. “Kota Payakumbuh pernah berencana untuk pembangunan airport sendiri, semoga tidak berhenti “, harap Roseno Arya dalam pidatonya.

Produk local Payakumbuh memiliki potensi pasar yang luar biasa terutama sekali Rendang yang telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai makanan terlezat di dunia. Even wisata “Bagodang” ini diharapkan bisa menjadi marketing produk lokalPayakumbuh bukan hanya pada tingkat Propinsi Sumatera Barat saja, melainkan juga di tingkat Nasional maupun Internasional. “ Mari juga libatkan daerah lain di sekitar Payakumbuh untuk ikut berpartisipasi agar lebih semarak lagi “, kata Raseno.

Roseno mengakui sangat tertarik dengan atraksi “Pacu Itik” yang sangatlah unik dan hanya ada di Kota Payakumbuh, tidak ada di belahan dunia yang lain. “Jadikan atraksi Pacu Itik dan Rendang Payakumbuh ini sebagai Ikon”, jelas Raseno.

Hal tersebut disambut baik oleh Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Bagodang ke -3 siang itu, “ sebelumnya Kota Payakumbuh baru di kenal sebagai Kota Batiah, Insha Allah dalam waktu dekat kita akan proklamirkan Payakumbuh sebagai Kota Rendang”, ungkap Erwin Yunaz penuh semangat. Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz  menyampaikan pula bahwa kegiatan Bagodang yang ke-3 dilaksanakan dalam rangka pelestarian dan pengembangan Atraksi Daerah serta pengembangan dan promosi UKM yang ada di Kota Payakumbuh, dengan berbagai macam pameran, festival dan loma dengan tema kegiatan “Sa Ayun Sa langkah”.

Harapannya, kegiatan ini dapat memperkenalkan kerajinan-kerajinan, atraksi wisata, budaya kota Payakumbuh ke tingkat Nasional. Kegiatan ini selain melibatkan pameran budaya dari sekolah tingkat SLTP dan SLTA yang ada di Kota Payakumbuh, juga akan dilakukan festival dan lomba pertunjukan kesenian tradisional kabupaten kota lain se-Sumatera Barat, unsure pemerintahan, BUMN/BUMD, lembaga dan organisasi sosial serta swasta lainnya, jelas wawako, Erwin Yunaz.

Pembukaan Bagodang ditandai dengan pemukulan gendering oleh Wawako, Erwin Yunaz bersama dengan perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Raseno Arya didamping dan disaksikan oleh Ketua Dekranasda, Forkopimda, perwakilan Dinas Pariwisata Propinsi Sumatera Barat, para kepala OPD se-Payakumbuh, LKAM, Bundo Kandung, pada para ninik mamak kanagarian se-Payakumbuh. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here