Hadiri Monev KPK, Bupati : Kami Telah Terapkan program Si-CANTIK

0
19

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Komiten Bupati Irfendi Arbi melakukan pencegahan aksi Korupsi didaerahnya, mendapat Apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI). Pasalnya, dari 15 daerah yang mengikuti rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) progress rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi bersama pemerintah daerah Kota dan Kabupaten di Sumatra Barat. Irfendi Arbi merupakan satu-satunya Pemimpin Daerah yang menghadiri langsung kegiatan tersebut. “Kita sangat apresiasi komitmen Bupati Irfendi Arbi dalam melakukan pencegahan aksi korupsi. Kehadiran Bupati disini, menandakan keseriusan pemimpin daerah guna menecegah praktek korupsi didaerahnya” ujar Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK RI, Adlinsyah M Nasution (Coki,red), yang disambut gemuruh tepuk tangan undangan yang hadir, di Aula Balaikota Bukittinggi, Rabu (26/4) pagi.

Bupati Irdendi Arbi dalam paparannya, akan terus mendukung program-program KPK. Menurutnya, ini akan menjadi kesempatan bagi para SKPD untuk lebih memahami pencegahan korupsi, dalam pengelolaan anggaran agar terhindar dari praktek korupsi tersebut. Selain itu, dirinya juga menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menerapkan sistem aplikasi pencegahan korupsi lainnya seperti e-planing, e-budgeting dan e-perijinan sebagaimana yang diharapkan KPK segera direalisasikan pada 2018 mendatang. “Terima kasih kepada KPK yang sudah melakukan pengawasan dan monitoring terhadap rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi ini,”ujarnya.

Pada kesempatan itu, Irfendi Arbi juga menyampaikan sendiri persentasi program-program yang telah dijalankan di Kabupaten Limapuluh Kota. Diantaranya, telah melaksanakan soft launching aplikasi E-Musrembang pada bulan Februari lalu, telah membuat SK Bupati tentang kordinasi E-Government, serta terus melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi E-Musrembang.

“Penanaman Aplikasi E-Musrembang itu bernama Pusako Plan, salah satu aplikasi perencanaan untuk kesejahtraan Limapuluh Kota. Aplikasi E-Musrembang ini sudah bisa diakses melalui website kita, “Ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan persiapan untuk integrasi aplikasi SIPKD dengan aplikasi E-budgering dari Surabaya. Saat ini, badan keuangan telah berkordinasi dengan perangkat daerah terkait penyusunan HSPK dan ASB di Limapuluh Kota. “Kabupaten Limapuluh juga ikut menerapkan program Si-CANTIK, aplikasi cerdas layanan terpadu untuk publik, saat ini aplikasi ini juga sudah dapat diakses”tambah Bupati.

Direncanakan, aplikasi ini akan di lounching pada bulan Mei mendatang. Selain Sicantik, Kabupaten Limapuluh Kota juga telah menerpakan aplikasi pelayanan perizinan. Yakni, Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Eloktronik (SPIPISE), dan Sistem Informasi Perusahaan Online (SIPO). “Nanti kami akan undang KPK dalam peluncuran-peluncuran aplikasi ini”ungkap Bupati. Terkait permintaan Bupati itu, Adlinsyah M Nasution menyampaikan kesanggupan pihaknya. Dikatakannya, pihaknya akan siap hadir atas undangan Bupati itu. “Tidak hanya itu, KPK juga siap memberikan pendampingan-pendampingan terhadap komitmen yang disampaikan Bupati”ujarnya.

Dikatakannya, yang terpenting dalam pencegahan aksi korupsi ini adalah ketranparansi dan keterbukaan, sehingga publik tahu apa yang dianggarkan dan peruntukannya. Begitu juga dengan lelang jabatan yang terbuka. “Jika hal ini sudah dilakukan,dipastikan tidak ada kendala. Kedepan, kita yakin dapat mencegah kegiatan Korupsi dengan sistem E-Planning, E-Budgeting secara online,” tegas Adlinsyah. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here