Hari Pertama Berlakunya Tarif Baru Pengurusan Surat Kendaraan di Samsat Payakumbuh

0
49

Payakumbuh, Dekadepos.com

Hari ini, Jumat (6/1) secara resmi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) mulai berlaku. Tak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya, jumlah warga yang mengurus Surat-surat kendaraan ke Samsat Kota Payakumbuh di Kantor Balaikota Payakumbuh Ex. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawai Kelurahan Bunian masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Diperkirakan dampak naiknya sejumlah biaya pengurusan terkait kendaraan roda dua maupun roda empat tidak terlalu berpengaruh bagi warga yang memang ingin mengurus surat-surat kendaraannya.

Apalagi baru-baru ini pemerintah melalui Gubernur Sumatera Barat mengeluarkan edaran terkait perpanjangan waktu gratis Biaya Balik Nama (BBN). Dari pantauan di Kantor Samsat, ratusan warga terlihat masih memadati dan menunggu atrian. Antrean tampak di hari pertama diberlakukannya tarif jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sebelumnya, Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia menerapkan tarif baru penerbitan dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serentak secara nasional mulai 6 Januari 2017.
11

22

“ Dihari pertama berlakunya tarif baru untuk pengurusan sejumlah surat-surat kendaraan di Samsat Payakumbuh situasi dan jumlah warga yang mengurus, masih biasa-biasa saja. Sama seperti beberapa waktu sebelumnya. Tidak ada lonjakan maupun penurunan. Lonjakan warga yang mengurus surat-surat kendaraan terjadi sehari jelang diberlakukannya tarif baru tersebut”. Sebut Kasat Lantas Polres Payakumbuh, Iptu. Yudi Satria Melalui Kanit Regident, Ipda. Imam Teguh. S didampingi Brigadir. Andre Alhadi, Jumat (6/1).

55

Dengan berlakunya PP Nomor 60 Tahun 2016 terdapat penambahan biaya jenis PNBP, Seperti Kenaikan Tarif Pengesahan STNK, STNK, Plat Nomor/TNKB, BPKB, Biaya Mutasi dan surat izin serta STNK lintas batas negara. Biaya penerbitan STNK roda dua dan roda tiga naik menjadi Rp.100 ribu yang sebelumnya Rp.50 ribu, roda empat atau lebih dari sebelumnya Rp.75 ribu menjadi Rp.200 ribu. Untuk pengesahan STNK yang sebelumnya gratis, dengan disahkan PP ini maka akan berbayar sebanyak Rp.25 ribu untuk roda dua dan empat, dan Rp.50 ribu bagi roda empat atau lebih.
66
Pengurusan dan penerbitan BPKB mengalami kenaikan yang sangat signifikan, untuk kendaraan roda dua dan roda tiga yang sebelumnya ditarif sebesar Rp.80 ribu, kini masyarakat harus membayar Rp.225 ribu sementara untuk kendaraan roda empat atau lebih menjadi Rp.375 ribu dari sebelumnya Rp.100 ribu.
33

Selain itu, biaya baru penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor/Plat Nomor (TNKB) untuk roda dua dan roda tiga yang semula Rp.30 ribu menjadi Rp.60 ribu, dan roda empat atau lebih dari Rp.50 ribu menjadi Rp.100 ribu. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here