Hati-hati, Ada Petugas Leasing Bodong Pakai Senpi

0
118

Payakumbuh, Dekadepos.com

Berhati-hatilah, jika anda (Khususnya yang mempunyai kredit kendaraan.red) sebab para pelaku kejahatan melakukan berbagai cara untuk memuluskan aksi kejahatannya, seperti yang baru-baru ini berhasil di ungkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh. Karena tertipu dengan aksi DZ (29) dan kawananya yang berpura-pura sebagai petugas Leasing (Debt Colector.red) Roni Efendi (20) Warga Jorong Kubang Tungkek, Nagari Guguak, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, harus merelakan menyerahkan mobil Mitsubishi Colt 120 Pick Up dengan Nomor Polisi BS 8490 VN yang sedang ia kendarai kepada para pelaku. Apalagi kawanan tersebut diduga menggunakan Senjata Api (Senpi).

Pelaku menodongkan senjata api ke wajahnya. Ke empat orang tak dikenal itu mengertak dan memaksa korban Roni Efendi untuk menyerahkan mobil dengan alasan kredet macet. Karena takut mendapat tindak kekerasan, tanpa pikir panjang Roni Efendi menyerahkan mobil tersebut kepada empat laki-laki yang mengaku sebagai Debt Collector MNC Finance dan anggota polisi itu. Namun belakangan, Roni Efendi, baru menyadari jika dirinya telah menjadi korban tindak pencurian dengan kekerasan oleh ke empat tersangka dan akhirnya memuat laporan pengaduan ke Polres Payakumbuh.

Kapolres Payakumbuh AKBP. Kuswoto melalui Kasatreskrim Iptu Wawan Dermawan didampingi KBO. Reskrim, Iptu. Eldi Viarso dan Kanit Reskrim, Iptu. Syafri, Jum’at (9/6) menjelaskan, kasus pencurian dengan tindak kekerasan (curas) yang dialami Roni Efendi itu terjadi, Senin tanggal 4 April 2014 lalu sekira pukul 15.30 Wib bertempat di SPBU Ngalau, Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh Polres Payakumbuh diketahui ada 5 orang yang terlibat dalam kasus pencurian dengan tindak kekerasan tersebut. “ Seorang tersangka dari 5 orang yang terlibat sebagai debt collector dan anggota polisi gadungan itu sudah berhasil ditangkap dan sudah di tahan di LP Batusangkar, “ ujar Iptu Wawan Dermawan didampingi Kanit Reskrim, Iptu. Syafri.
Sedangkan seorang tersangka lagi bernama Debhi Zakri Putra (29) warga Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, ditangkap Kamis (8/6) setelah sempat buron. “Debhi Zakri Putra kita tangkap sedang tidur di rumah orang tuanya. Untuk pengusutan lebih lanjut tersangka sudah ditahan untuk pengusutan lebih lanjut,” ujar Iptu Wawan Dermawan didampingi Kanit Reskrim, Iptu. Syafri.

Dalam pengakuannya kepada penyidik Satreskrim Polres Payakumbuh, tersangka Debhi Zakri Putra mengaku bahwa dia diajak oleh temannya bernama Hen untuk mengambil mobil milik Roni Efendi dengan alasan kredit menunggak. Ketika mobil tersebut sedang berada di SPBU Ngalau Sampik, Balai Panjang, tersangka Debhi Zakri Putra dan Hen memaksa korban untuk menyerahkan mobil tersebut. “ Teman saya Hen mengaku sebagai Debt Collector MNC Finance,” ujar Debhi Zakri Putra.

Diungkapkan Iptu. Wawan Dermawan didampingi Kanit Reskrim, Iptu. Syafri, setelah pihak penyidik Satreskrim Polres Payakumbuh menghubungi pihak MNC Finance, diperoleh keterangan bahwa Hen dan Debhi Zakri Putra bukanlah pegawai MNC Finance. “ Kasus pencurian kendaraan dengan tindak kekerasan ini masih kita dalami, termasuk adanya pengakuan korban bahwa, kelima kawanan tersangka telah melakukan penodongan dengan senjata api. Tindakan dengan sejata api ini akan kita selidiki, apakah senjata api yang digunakan untuk menakut-nakuti korbannya itu benar-benar senjata api benaran atau rakitan dan apakah senjata mainan,” pungkas Iptu Wawan Dermawan didampingi Kanit Reskrim, Iptu. Syafri. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here