Hexymer Jadi Tren Baru Kasus Narkoba Bawa Ribuan Pil Penenang, Edin Diciduk Polisi

0
667

Payakumbuh, Dekadepos.com

Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh & Kab. 50 Kota) makin dikepung oleh peredaran dan penyalah-gunaan Narkoba. Setiap hari nyaris terjadi penangkapan terhadap pemakai, pengedar, kurir maupun bandar Narkoba. Tak terkecuali perempuan, maupun mereka yang telah berusia lanjut. Baru-baru ini Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh membekuk seorang kakek tua Asal Tanjung Jati Kecamatan Guguak VII Kabupaten Limapuluh Kota, karena membawa ribuan obat keras jenis Pil  Hexymer dan Pil Alprazolam. Dimana kedua obat tersebut harus dibawa dengan ketentuan tertentu, sementara tersangka Edin (61) diketahui tidak mempunyai izin untuk mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan.

Hexymer (Pil Kuning. Red) merupakan obat anti parkinson buatan PT Mersifarma TM. Obat tersebut mengandung Trihexyphenidyl HCl, dijual dengan harga Rp 200.000 untuk kemasan pak berisi 1.000 tablet dan Rp 65.625 untuk kemasan pak berisi 250 tablet. Hexymer tergolong sebagai obat keras yang hanya bisa dibeli di apotek dengan resep dokter. Fungsinya adalah untuk mengurangi efek tremor yang biasa dialami pasien Parkinson.

Penangkapan terhadap Edin dilakukan setelah Tim Opsnal Polres Payakumbuh yang dipimpin langsung Kasatresnarkoba, Iptu. Hendri Has mendapat informasi dari warga akan adanya transaksi ratusan ribu Pil  Hexymer dan Pil Alprazolam, dari informasi tersebut juga disebutkan ciri-ciri tersangka dan kendaraan yang digunakan. Sehingga Polisi melakukan pengintaian dan penangkapan terhadap Acin, tersangka yang menggunakan kendaraan roda dibekuk pada Jumat (28/4) sekitar pukul 16.00 Wib di Jalan Raya di Kelurahan Padang Tinggi Piliang Kecamatan Payakumbuh Barat (Tak Jauh dari Bengkel Bagaya. Red).

IMG-20170430-WA0023

Karena tidak menduga akan ditangkap, tersangka Edin dengan mudah dibekuk. Dari tangannya diamankan barang bukti, 24 tabung pil Hexymer masing masing isi @1000 butir = (24000 butir),

6 kotak pil Alprazolam masing isi @100 butir = (600 butir) serta sejumlah bukti lainnya. “ Kedua Jenis Pil/obat tersebut merupakan Tren baru dalam penyalah-gunaan Narkoba. Kepada kita, tersangka mengakui mendapatkan barang tersebut dari seseorang. Hingga kini kita masih melakukan pengembangan terhadap kasus itu”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatresnarkoba, Iptu. Hendri Has didampingi Kanit Narkoba, Aiptu. Ardiyanto, Senin (1/5).

Hendri Has juga menambahkan, barang bukti yang jutaan rupiah tersebut, dibawa tersangka dengan menggunakan satu buah kardus, dan diletakkan di bagian depan sepeda motor. Perbuatan tersangka melanggar Pasal 196 jo 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Hingga kini, Untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, tersangka masih di amankan di Mapolres Payakumbuh Kawasan Labuah Silang. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here