Imigrasi Bukiitinggi – Tim PORA Sidak TKA di Kabupaten Limapuluh Kota

0
348

Kabupaten Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Petugas Imigrasi Kelas II Agam dan Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) yang terdiri dari TNI, Kepolisian, Kejaksaan serta Kesbangpol Kabupaten Limapuluh Kota melakukan Pengawasan Serentak terhadap puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang berada dan bekerja disejumlah perusahaan di daerah perlintasan Sumbar-Riau. Kegiatan yang dipimpin Deni Hariadi, Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Bukitinggi itu dilakukan Selasa siang 15 Mei 2018.

Menempuh perjalanan darat sekitar 3 jam dari Kota Payakumbuh, tim yang juga diikuti Kepala Kesbang Kabupaten Limapuluh Kota, Elnigra Riza sampai di lokasi perusahaan Tambang PT. Berkat Bhineka Perkasa (PT. BBP) yang berlokasi diperbukitan dibelakang Danau Buatan Jorong Panang Nagari Tanjung Balit Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Sampai dilokasi, Tim yang berjumlah puluhan orang itu, harus menyebrangi danau buatan menggunakan perahu milik perusahaan yang menghasilkan Timah Hitam itu.

Deni Hariadi, Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Bukitinggi.

Sekitar 10 menit menyebrang menggunakan perahu besi yang dirakit sedemikian rupa, Tim sampai di lokasi tambang yang juga memperkerjakan warga dari Riau dan Kabupaten Limapuluh Kota. Kedatangan Tim disambut salah seorang pekerja disana, tak berselang lama Tim diarahkan untuk bertemu Anton salah seorang kepercayaan di perusahaan tersebut.

Anton yang merupakan kepercayaan perusahaan, mengumpulkan seluruh Tenaga Kera Asing (TKA) Asal China tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan pelanggaran. Para TKA tersebut sesuai dengan Data/dokumen yang tertera dalam berkas yang dibawa Imigrasi.

“ Sejauh ini ada 31 Tenaga Kerjas Asing (TKA) yang bekerja di Kabupaten Limapuluh Kota, 18 orang diantarannya berada di PT. BBP ini. Setelah kita kita lakukan pengecekan apakah data yang kita miliki sesuai dengan dilapangan, ternyata tidak kita temukan adanya indikasi pelanggaran. Tadi bersama Tim kita juga sudah melakukan pengecekan ke Mess dan lokasi tambang.”. sebut Deni Hariadi, Selasa sore 16 Mei 2018.

Deni juga juga menambhakan, belasan TKA asing yang didominasi laki-laki tersebut,sebelumnya telah mengantongi/memegang Izin Tinggal Terbatas termasuk dari Kementrian Tenaga Kerja.

“ Dari pengecekan yang kita lakukan di Mess dan dilokasi tambang, tidak ditemukan Indikasi pelanggaran. Para TKA tersebut memegang izin tinggal terbatas.” Sebutnya.

Selain TKA Asing Asal China, di Kabupaten Limapuluh Kota juga terdapat TKA Asing Asal India. (Est).