Ini Perkembangan Kasus Anggota DPRD Tedy Sutendi

0
642
Berkas perkara tersangka anggota DPRD Limapuluh Kota Tedy Sutendi dan adik kandungnya Primtito panggilan Tito sudah dinyatakan lengkap atau P21.

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com –

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis melalui Kasatreskrim AKP Anton Luther didampingi KBO Reskrim Iptu Muhammad Arvi mengatakan bahwa, berkas perkara terhadap tersangka anggota DPRD Limapuluh Kota Tedy Sutendi dan adik kandungnya Primtito panggilan Tito yang terlibat kasus terbunuhnya korban Erwin warga Nagari Pilubang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, sudah dinyatakan lengkap atau P21.

“  Direncanakan, Kamis (9/11) kedua tersangka berikut berkas perkara yang sudah dinyatakan lengkap atau P21 itu akan diserahkan atau dilimpahkan kepada pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU)Kejaksaan Negeri Payakumbuh,” ungkap Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis, yang dihubungi, Senin (6/11).

Menurut AKBP Haris Hadis, setelah berkas perkara kedua tersangka Tedy Sutendi resmi dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum, maka status tahanan terhadap tersangka Tedy Sutendi akan menjadi tanggungjawab pihak JPU dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Apakah tersangka Tedy Sutendi dan adiknya Primtito panggilan Tito akan ditahan di LP Payakumbuh atau LP Suliki, hal itu sudah menjadi tanggungjawab Jaksa Penuntut Umum,” terang Kapolres AKBP Haris Hadis.

Sebelumnya, Kapolres AKBP haris Hadis menjawab pertanyaan wartawan apakah tersangka kasus pembunuhan terhadap Erwin bisa bertambah, setelah penyidik Satresktim Polres Limapuluh Kota menetapkan Tedy Sutendi dan adiknya Primtiro panggilan Tito sebagai tersangka. Menurut Kapolres AKBP Haris Hadis, kemungkinan bertambahnya tersangka bisa saja terjadi.

“Tersangka bisa saja bertambah. Itu nantinya tergantung dari hasil koordinasi pihak penyidik Satreskrim dengan Jaksa Penuntut Umum. Jika dari hasil penyidikan ada tersangka baru, itu bisa saja terjadi. Intinya, tergantung hasil penyidikan nantinya, “pungkas Kapolres AKBP Haris Hadis.

Dipicu Persoalan Tanah Ulayat

Seperti diwartakan sebelumnya, kasus terbunuhnya korban Erwin  yang akhirnya menyeret oknum anggota DPRD Limapuluh Kota, Tedy Sutendi dan adiknya Primsito alias Tito sebagai tersangka, terjadi akibat perebutan tanah ulayat antara masyarakat Nagari Pilubang dengan anggota DPRD Limapuluh Kota, Tedy Sutendi warga Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Akibat perebutan lahan tersebut terjadilah peristiwa berdarah yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Erwin warga Nagari Pilubang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. (est)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here