Irfendi : Mari Jaga dan Rawat Hasil Pembangunan

0
35

Limapuluhkota, Dekadepos.com

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi menegaskan, dana desa merupakan salah satu program pemerintah untuk menyejahterakan rakyat dan pembangunan daerah. Oleh karenanya, pemanfaatan dana desa harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat setempat. Hal ini disampaikan Irfendi Arbi saat meresmikan Proyek fisik Dana Alokasi Desa Tahun 2016 di nagari se-Kecamatan Lareh Sago Halaban, awal pekan ini.

“Mari kita syukuri dengan menjaga juga merawat pembangunan fisik Dana Alokasi Desa tahun 2016 ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Irfendi dalam sambutannya saat meresmikan Pembangunan Gedung TK Al-Amin Nagari Labuah Gunuang. Ikut hadir dalam kesempatan Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Sastri Andiko Dt.Putiah dan sejumlah anggota, Wali Nagari se- Kecamatan, Muspika serta tokoh masyarakat. Lebih lanjut Irfendi memaparkan, nagari dewasa ini mendapatkan alokasi dana sekitar Rp700 juta ditambah ADD sebanyak Rp700 juta. Artinya setiap nagari memperoleh dana sekitar Rp1,5 milyar. Angka ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya.

“Silahkan bangun nagari dengan dana alokasi umum nagari itu. Ajak masyarakat bermusyawarah agar apa yang akan dilakukan di nagari benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan orang banyak,” tutur Irfendi. Selain menekankan senantiasa bermusyawarah dan mufakat dalam setiap kegiatan pembangunan, lebih jauh Irfendi, meminta nagari melakukan semua program dan kegiatan di nagari dengan transparan. Tak kalah pentingnya membuat prioritas pembangunan.

Salah Satu perwakilan nagari Khairul Hadedi melaporkan Total Dana Proyek fisik Dana Alokasi Desa Tahun 2016 di nagari se-Kecamatan Lareh Sago Halaban berjumlah 5,3 Milyar lebih. Pembangunan Pos Yandu 2 Unit, TK 1 Unit, Rabat Beton Jalan 15 tempat, Irigasi 3 Lokasi, Jembatan 3 Lokasi, Jalan Lingkung 4 Lokasi, Drainase 1 Lokasi, TPT 2, Pembukaan Jalan Baru 2 lokasi, Sarana Air Bersih 2 lokasi, Polindesw 1 Lokasi dan Pelatihan Pemberdayaan 7 kegiatan, ucap Khairul.

Untuk pembangunan 1 unit gedung TK dengan biaya Dana Desa Rp.330.308.873,- dan swadaya Rp. 3.500.000,-. Pembangunan dikerjakan dengan swakelola oleh masyarakat. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here