Jalan Lingkar Utara Nyaris Lumpuh, Warga Blokir Jalan

0
25

Payakumbuh, Dekadepos.com

Untuk kedua kalinya sepanjang tahun 2017 ini aksi pemblokiran jalan dilakukan warga Payakumbuh karena kekecewaan mereka terhadap Pemerintah, khususnya Pemko Payakumbuh. Aksi pemblokiran jalan di Jalan Lingkar Utara Kelurahan Parik Muko Aia Kecamatan Lampasi Tigo Bahari dilakukan Tasman (65) yang mengaku sebagai pemilik tanah yang kini telah beralih fungsi sebagai jalan.

Aksi penutupam jalan tersebut dilakukan Tasman pada Rabu (29/3) dengan cara meletakkam spanduk yang berisi tulisan ” Maaf jalan anda terganggu, jalan ini dibangun di atas tanah bersertifikat hak milik. Sampai saat ini belum ada ganti rugi”. Selain itu, Tasman juga meletakkan sejumlah batang pohon dan dedaunan. Aksi tersebut membuat akses jalan menjadi terganggu.
AddTextToPhoto_29-3-2017-11-49-38
” Kami sudah capek mengurus hak kami, namun tidak ada tanggapan dari pemerintah maupun DPRD. Sementara tanah warga lainnya sudah mendapat ganti rugi”. Sebut nya. Hingga berita ini diturunkan, aksi pblokiran jalan masih berlangsung.

Sebelumnya, Puluhan warga mengaku sebagai pemilik tanah yang terkena dampak pembangunan proyek normalisasi Batang Lamposi, juga memblokir dan menyegel sisi kanan dan kiri jalan menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bendungan Talawi yang terletak di Kelurahan Taratak Padang Kampuang, Ompang Tanah Sirah, Kenagarian Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.
AddTextToPhoto_29-3-2017-11-51-48
Pemblokiran jalan dengan cara memagar dan menyegel dengan spanduk bertuliskan; Tanah ini Diblokir/Disegel Warga, Karena Ganti Rugi Belum Tuntas, sebagai bentuk protes dari warga atas tindak semena-mena pemko yang telah mencaplok tanah milik warga untuk pembangunan jalan inspeksi sepanjang aliran Batang Lamposi sampai ke RTH Bendungan Talawi, tanpa memberi ganti rugi seperserpun kepada pemilik tanah. (Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here