JATUH DAN TERTIMPA POHON PETAI: Suami Meninggal Istri Terluka

0
265
Tertimpa pohon petai, Zul Pendri, meninggal dunia.

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Malang benar nasib pasangan suami isteri (pasutri) Zul Pendri (50) dan isterinya Ermaliyenti (50) asal Jorong Koto Puji, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (3/4) sekitar pukul 15.20 Wib, setelah jatuh dan tertimpa batang petai, Zul Pendri meninggal dunia akibat terluka parah. Sedangkan istrinya Ermaliyenti mengalami luka-luka.

Menurut informasi yang diperoleh, Zul Pendri, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Ibnu Sina Payakumbuh akibat luka dibagian tubuhnya yang cukub parah. Dimana, tulang tumit sebelah kiri Zul Pendri mengalami luka terbuka yang menampakkan tulangnya kemudian cedera pada bagian kepala belakang akibat tertimpa batang pohon Petai.

Sedangkan isterinya, Ermaliyenti, mengalami luka memar dan luka dibagian luar mata sebelah kanan akibat tertimpa dahan dan ranting pohon Petai yang tumbang diduga karena sudah lapuk. Akibat, luka dibeberapa bagian tubuhnya, Ermaliyati mendapatkan perawatan medis.

Tertimpa batang petai, Ermaliyenti menderita luka.

Peristiwa naas menjelang sore itu bermula saat sepasang suami isteri itu didatangi oleh Neti Nelpida (53) asal Jorong Koto Puji, yang hendak membeli buah Petai milik Zul Pendri dan isterinya Ermaliyanti.

Kemudian Zul pendri, mengambilkan buah Petai yang tidak jauh dari rumahnya itu dengan memanjat batang pohon petai yang berukuran tidak terlalu besar. Namun, saat sampai di atas batang pohon, kemudian pohon Petai itu rebah hingga ikut membawa Zul Pendri jatuh dan tertimpa batang pohon petai. Tidak hanya menimpa dirinya, tetapi istrinya Ermaliyanti, yang sedang berada di bawa pohon Petai ikut tertimpa dahan dan ranting pohon Petai.

Informasi jatuhnya Zul Pendri cepat menyebar Naari Taeh Baruah, sehingga Bhabinkamtibmas Nagari Taeh baruah dan Nagari Taeh Bukit, Aipda Erismon dari Polsek Kecamatan Payakumbuh, Polres Payakumbuh, langsung mendatangi lokasi. Masyarakat bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas segera memberikan pertolongan kepada pasangan suami isteri itu. Namun apa hendak dikata, nyawa sang suami Zul Pendri tidak tertolong, saat diperjalanan menuju RS Ibnu Sina Payakumbuh, dia pergi menghadap Allah untuk selamanya.

“Memang benar ada sepadang suami isteri mengalami peristiwa jatuh dan tertimpa pohon Petai. Suaminta meninggal, saat diperjalanan menuju RS Ibnu Sina Payakumbuh diduga karena mengalami benturan keras dan luka dibeberapa bagian tubuhnya. Kemudian isterinya selamat, dan mendapat pertolongan dari luka dibagian tubuhnya,” jelas Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kapolsek Kecamatan Payakumbuh, AKP Hikma, Selasa (3/4) kepada awak media.

Disampaikannya, diduga akibat batang pohon Petai sudah tua sehingga tumbang dan mengakibatkan korban terjatuh hingga ditimpa batang pohon. “Ini murni kecelakaan, diduga batang pohon Petai sudah tua hingga rebah dan membuat korban jatuh dan tertimpa batang pohon Petai,” sebut AKP Hikmah. (est)