Jelang Magrib, Kedai Tuak Batas Kota di Grebek Tim 7

0
157

Payakumbuh, Dekadepos.com

Sebuah kedai tuak di Batas Kota Payakumbuh-Kabupaten Lima Puluh Kota di Kelurahan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh Barat digrebek Tim 7 jelang magrib akhir pekan lalu, dari kedai tersebut Lima orang masyarakat terpaksa digiring ke Markas Satpol-PP di Kantor Balaikota Payakumbuh di Eks. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi Kelurahan Bunian. Mereka diamankan saat tengah asyik menenggak minuman jenis Tuak disalah satu warung dipinggir jalan Nasional Sumbar-Riau, Payakumbuh-Bukittinggi.

“Beberapa kali kita lakukan razia disini, selalu gagal. Tapi menjelang magrib ini kita dapati ada lima orang masyarakat yang minum Tuak. Kelimanya terpaksa kita amankan kemarkas Pol PP,” sebut Kasat Pol PP Kota Payakumbuh, Davitra didampingi Penyidik PPD, Erizon disela-sela razia.

Disamping mengamankan lima orang itu, Tim penegak Perda juga menyita Tuak yang terdapat dalam dua jirigen, 1 ember kecil, 1 teko plastik, 6 gelas berisi Tuak dan 4 botol bir berisi Tuak. “Lima orang itu kita minta keterangannya dikantor, termasuk pemilik warung berinisial D (43). Setelah membuat surat pernyataan, kelimanya kita persilakan untuk pulang termasuk pemilik warung,” sebut Erizon.

Kini Tim 7 penegak Perda Kota Payakumbuh yang terdiri dari TNI/Polri dan Pol PP terus giat memerangi maksiat di wilayah Kota Payakumbuh. Berada diperlintasan Sumbar-Riau, Kota Payakumbuh memang rawan terhadap berbagai gangguan maksiat termasuk peredaran minuman jenis Tuak.

Wilman Singkuan, Wakil Ketua DPRD Payakumbuh mengapresiasi kerja Tim 7 yang terus menggelar operasi pemberantasan Pekat, ia juga meminta Tim 7 dalam bertindak dapat mengedepankan pendekatan, sehingga tidak terjadi kericuhan. “ Kita terus dukung Tim 7 dalam menegakkan Perda, dan hendaknya hal tersebut dapat memberi efek jera. Kita juga himbau petugas dalam bekerja untuk dapat terus dengan cara-cara pendekatan, sehingga tidak terjadi kericuhan”. Sebut Politisi Demokrat itu. (Est).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here