Jenis Kelamin Korban Diketahui, Identitas Masih Misteri

0
44

LIMAPULUH KOTA,Dekadepos.com

Hingga Selasa sore (15/11) identitas Mayat yang ditemukan Polisi di di Jalan Raya Sumbar -Riau tepatnya di Labuah Sampik di Kenagarian Koto Alam Kabupaten Lima Puluh Kota masih belum diketahui.

BACA : Warga Gempar, Sesosok Mayat Ditemukan di Jalan Sumbar-Riau(KLIK)

Dari hasil visum yang dilakukan petugas medis di RS dr. Adnaan WD Payakumbuh pada Selasa sore, diketahui bahwa jenis kelamin korban adalah laki-laki.

Selain itu, dari hasil visum yang dilakukan terdapat luka bekas hantaman benda tumpul di bagian kepala korban, selain itu juga terdapat memar yang diduga bekas cekikan di leher korban.

Sementara wajah korban tidak lagi dapat dikenali.
Korban yang diperkirakan berusia sekitar 35 tahun tersebut menggunakan celana pendek katun bergaris, baju kaos kerah. Hingga kini, jasad korban masih disimpan di Kamar Jenazah Rumah Sakit dr. adnaan WD Payakumbuh. Pihak kepolisian masih menunggu kedatangan pihak keluarga untuk mengenali korban.

“ Untuk identitas korban masih samar/belum jelas. Dari pengakuan Tersangka yang sebelumnya telah di bekuk Polisi dari Polda Sumatera Utara, disebutkan bahwa korban merupakan warga Sungai Rumbai Propinsi Riau. Setelah dibunuh, korban dibuang di kawasan jalan Sumbar-Riau. Pengakuan tersebut ia ungkapkan setelah Polisi melakukan pengembangan kasus ke wilayah hukum Polres Payakumbuh.

Karena pengakuan tersebut diungkapkan tersangka di perjalanan menuju Medan, sehingga anggota Polisi Medan menghubungi kita, dan kita lakukan pencaharian, hingga jasad korban ditemukan”. Sebut Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Bagus S melalui Wakapolres, Kompol. Eridal Selasa sore (15/11).

Eridal juga menyebutkan, tersangka yang belum diketahui identitasnya itu juga menyebutkan bahwa usai menghabisi nyawa korban, tersangka membawa kabur 1 unit mobil dump truk milik korban. Hingga kini, pihaknya masih menunggu pihak keluarga korban mengenali dan untuk mencocokkan dengan pihak keluarga. Pihak kepolisian memperkirakan mayat korban sudah 10 hari berada di dalam jurang tersebut. (Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here