Joni Feri: Reformasi Kebablasan Perlu Diluruskan

0
182

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Bukittinggi, Joni Feri, menilai Pengamalan Pancasila dalam tatanan berbangsa dan bernegara  antara lahirnya Pancasila sampai pada saat sekarang ada perbedaan yang sangat signifikan dirasakan.Dan itu disebabkan terjadinya perubahan  paradigma yang ditandai dengan Refor masi,namun reformasi itu tidak dikawal sesuai dengan cita cita reformasi itu sendiri.

“Semenjak bergulirnya reformasi , masyarakat sudah bebas menyampaikan pendapatnya,tetapi sampai sekarang kebablasan.Dan ini perlu diluruskan lagi demi cita cita reformasi itu sendiri,” ujar Joni Feri kepada awak media diruang kerjanya,Jumat (2/6).

Kemudian,ulasnya, dalam era globalisasi ini arus kemajuan teknologi semakin berkembang dari waktu ke waktu dan kita belum siap untuk menjalaninya, sehingga kita tidak maksimal membentengi  para generasi muda dari kemajuan teknologi itu. Apalagi teknologi itu berkembang tidak saja secara positif, namun juga ada yang negatifnya.dan kebanyakan generasi muda kita sekarang ini cendrung mengambil sisi negatifnya.

“Sehingga pengaruh dari perkembangan globalisasi itu sangat mempengaruhi  5 Sila dan 36 butir yang terkandung dalam Pancasila.Pengamalan Pancasila terasa menurun dalam tatanan berbangsa dan bernegara “,ungkap Kakan Kesbangpol Joni Feri.

Untuk itu dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni yang lalu,dan sesuai Keputusan Presiden RI,momen bagi kita bangsa Indonesia untuk kembali kepada Pancasila sebagai Lambang ,dasar dan pandangan hidup bangsa Indonesia sesuai dari cita cita luhur para pendiri bangsa terdahulu.

Hal ini,tentu tidak bisa diaksanakan oleh pemerintah daerah sendiri,kata Joni Feri.Namun merupakan tanggungjawab semua komponen bangsa untuk mengembalikan nilai nilai pancasila yang utuh sesuai 4Pilar berbangsa dan ber negara.Yakni,Pancasila.Undang Undang Dasar (UUD) 1945.Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI).

Empat pilar berbangsa dan bernegara itu bisa menjadi perekat dan pemersatu tegaknya NKRI, tentu dengan jalan bersama sama saling megingatkan dan saling memahami Pancasila,UUD 1945,Bhineka Tungal Ika dan NKRI. Mari kita bulatkan terkad bersama untuk menyatakan   “Saya Indonesia dan Saya Pancasila” tegas Kakan Kesbangpol Joni Feri,tentunya dibarengi dengan implentasi secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandas kan kepada 4 pilar tersebut tambah Joni Feri lagi. (Aldo/Edis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here