Karang Taruna Payakumbuh Galang Bantuan Korban Bencana Longsor dan Banjir

0
23

Payakumbuh, Dekadepos.com

Berbagai kalangan dan elemen masyarakat menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana longsor dan banjir yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota beberapa waktu lalu. Aksi cepat tanggap dilakukan Karang Taruna Kota Payakumbuh terhadap bencana banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota yang melanda beberapa pekan lalu. Aksi spontan ini dilakukan pada Senin (6/3/2017) lalu dengan langsung mengantarkan bantuan berupa makanan dan kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh Ade Vianora melalui Wakil Ketua Yonaldi dan Sekretaris Novanto Yudistira mengatakan aksi ini merupakan bentuk aplikasi dari nilai-nilai kesetiakawanan di Karang Taruna. Hal ini pun diterapkan dalam aksi sosial dengan menghimpun dan mendistribusikan bantuan kemanusian dengan Tajuk KT se-Kota Payakumbuh Peduli.

“Antusias masyarakat untuk ikut berbagi terlihat dari jumlah sumbangan yang kita peroleh mencapai Rp10 jutaan. Kemudian sumbangan ini pun seluruhnya dibelikan barang-barang kebutuhan harian,” kata Novanto didampingi Yonaldi.
Sumbangan dan bantuan ini dikatakannya berasal dari warga Kota Payakumbuh yang dihimpun melalui karang taruna kelurahan dan diserahkan ke Karang Taruna Kota Payakumbuh untuk disalurkan ke lokasi bencana. Novanto menjelaskan hasil sumbangan berupa uang ini kemudian dibelikan bahan makanan yang dibutuhkan oleh masyarakat berdasarkan analisis di lapangan oleh petugas posko bantuan.
IMG-20170307-WA0029

“Ini kita lakukan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir dan longsor di Kec. Pangkalan dan Kapur IX. Beberapa bantuan yang berhasil kita himpun seperti air mineral, mie instan, roti, makanan bayi, diaper, alat mandi seperti odol, sabun dan sikat gigi serta sabun cuci serta pakaian bekas layak pakai,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini karang taruna di kelurahan masih terus melakukan pergerakan menghimpun sumbangan dari masyarakat. Hal ini dikatakannya karena postingan di media sosial dimana terlihat aksi sosial nyata dari Karang Taruna dan terjun langsung ke lokasi-lokasi bencana. “Banyaknya postingan di medsos membuat aksi penggalangan dana terus dilakukan sehingga masyarakatpun masih ingin ikut berpartisipasi menyampaikan niat tulusnya melalui karang taruna,” katanya.

Selain Karang Taruna Kota Payakumbuh, aksi peduli ini juga berkolaborasi dengan OKP Pemuda Pancasila dan Alumni SMANSA 2003 yang ikut membantu hingga ke lokasi bencana. Koordinator Alumni SMANSA 2003 Andi Mardelin menambahkan bahwa hasil pantauan di lapangan dapat disimpulkan maaih banyak kebutuhan mendesak lain yang dibutuhkan korban banjir dan longsor di Limapuluh Kota. Beberapa keperluan mendesak tersebut dikatakannya seperti air mineral, alat masak, alat penerangan seperti lilin, makanan bayi, susu balita dan batita, diaper, makanan siap makan, seperti nasi atau roti, dan pakaian bekas layak pakai serta selimut.

“Melihat kondisi di lapangan, masih banyak kebutuhan yg diperlukan, untuk itu kita mengimbau masyarakat di Kota Payakumbuh untuk tetap mengumpulkan sumbangan baik dalam bentuk uang maupun barang serta bisa disalurkan melalui Karang Taruna yang ada dikelurahan maupun ke posko utama yang ada di Eks. Kantor Bupati yang berada di Pusat Kota Payakumbuh,” ujarnya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here