Kedai Nasi “ Talua Ikan “ Mis Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

0
163

Payakumbuh, Dekadepos.com

Peristiwa Kebakaran kembali terjadi di Payakumbuh, dua buah bangunan yang merupakan Kedai Harian dan Rumah Makan ludes dilalap sijago merah. Dari keterangan Kasat Pol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra, Peristiwa kebakaran tersebut terjadi Minggu (21/1) sekitar pukul 00.35 Wib. Dari peristiwa tersebut kedua korban diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Dua bangunan yang terbakar akibat peristiwa tersebut adalah Kedai Nasi “ Talua Ikan “ Mis yang berada di Simpang Empat Kelurahan Tanjuang Anau Kecamatan Payakumbuh Utara, kedai Nasi yang spesifik menjual Telur ikan tersebut ludes terbakar akibat api yang belum diketahui darimana asalnya. Selain kedai Milik Mis, Kedai harian yang diketahui milik Riri yang berada berdekatan juga ludes tebakar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“ Kejadiannya semalam, akibat peristiwa tersebut, dua bangunan terbakar. Namun yang paling parah adalah bangunan Milik Riri yang menjual barang kebutuhan harian. Untuk kerugian dari peristiwa itu  diperkirakan mencapai 400 juta.” Sebut Devitra, Minggu (21/1) .

Ia juga menambahkan, untuk memadamkan api, selain Tim Pemadam dari Kota Payakumbuh, juga turut membantu melakukan pemadaman dari petugas dari Kabupaten Limapuluh Kota. Sebelumnya sejumlah peristiwa kebakaran terjadi di Payakumbuh, yakni kebakaran sebuah pabrik pembuat kerupuk, baca : http://www.dekadepos.com/perdana-di-2018-kebakaran-hanguskan-pabrik-kerupuk/

Peristiwa kebakaran lainnya, yakni terbakarnya sebuah Mobil Pick Up L 300 dengan nomor polisi BA 8094 MQ yang hangus terbakar, Jumat (19/1) sekira pukul 04.25 Wib di Kawasan Payolinyam. Mobil bermuatan kertas telur itu dilaporkan oleh seorang warga bernama Gustiani (52) beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Payolinyam Kelurahan Tigo Koto Dibaruah Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.

Berikutnya, 2 unit rumah semi permanen serta satu unit home industri milik warga bernama Apriandi (41), di kawasan Kampung Tarandam Lampasi, Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lampasi Tigo Nagari (Latina), Kota Payakumbuh, terbakar pada Senin (15/01) malam pukul 21.53 WIB. Menurut informasi yang diperoleh dari warga setempat menyebutkan bahwa, tiba-tiba kobaran api mulai membesar saat warga datang ke lokasi yang berusaha untuk membantu menjinakan keganasan api.

Kompor meledak

Hanya berselang beberapa menit saat petugas Damkar Pemko Payakumbuh tengah kosentrasi menjinakan korban api yang menghaguskan 2 unit rumah semi permanen serta satu unit home industri milik warga bernama Apriandi (41), di kawasan Kampung Tarandam Lampasi, Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lampasi Tigo Nagari (Latina), tiba-tiba datang pula informasi ada kasus kebakaran terjadi di lingkungan Bonai, Jalan kemuning, kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Satu unit armada Damkar milik Pemko Payakumbuh dibantu 1 unit armada Damkar milik Pemkab Limapuluh Kota ditugaskan untuk menjinakan api yang bersumber dari kompor yang meledak.

Menurut informasi, kasus kebakaran yang terjadi di Bonai Jalan kemuning, kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, tidak sempat menghaguskan rumah milik warga. Kecuali sebuah kompor dan springbed sempat jadi abu setelah terbakar kobaran api.

Devitra juga menghimbau agar kedepan masyarakat lebih berhati-hati terhadap bahaya kebakaran. Termasuk saat pergi dan meninggalkan rumah. “ Kedepan kita semua harus lebih hati-hati. Termasuk saat pergi meninggalkan rumah. Pastikan kompor atau benda-benda yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran tidak menyala”. Tambahnya. (Est)