Kelompok UMKM di Kabupaten Solok Terima Bantuan

0
31

SOLOK, Dekadepos.com

Kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Solok, diberi bantuan oleh Dinas Koperasi dan Koperindag daerah tersebut, kemaren. Penyerahan bantuan berupa peralatan kepada kelompok UMKM, diserahkan langsung oleh Bupati Solok,H. Gusaml, dengan disaksikan langsung oleh Plt. Kepala Kantor Koperindag Kabupaten Solok, Nasripul Romika, bertempat di Aula Kantor Dinas Koperindag Kabupaten Solok, Sabtu (3/12).

Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Kabupaten Solok, Nasripul menyampaikan bahwa di Koperindag selalu menampung keluhan bapak ibuk para pelaku UMKM dari pelaku IKM,. Keluhan itu tidak melulu dari aspek pemasaran, modal, daya saing, akan tetapi dari aspek peralatan. “Oleh karena itu kita coba programkan IKM yang betul-betul memerlukan peralatan, dan alhamdulilah bisa kita fasikitaskan pada saat ini,” jelas Nasripul. Bantuan yang diberikan berupa 10 unit mesin bordir yang akan di berikan kepada 10 kelompok usaha bordir, 10.000 lembar kemasan plastik yang akan di berika kepada 5 kelompok usaha masing-masing 2000 lembar dan alat tenun bukak mesin (ATBM) diberiukan kepada kelompok family tenun yang beralamat di Batu Banyak, kecamatan Lembang Jaya.

“UKM yang sudah kita pilih adalah UKM yang kami rasa bisa bersaing di pasar bebas tidak hanya lokal tetapi nasional,” jelas Nasripul.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini kita di Kabupaten Solok mempunyai program pembangunan, salah satu nya ekonomi kerakyatan dan pariwisata. “Pemerintah Daerah akan memperhatikan usaha rakyat yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Solok. Dalam perkembangannya, sektor industri kecil mengalami berbagai masalah diantaranya kelemahan dalam mempunyai peluang seperti akses pasar dan memperbesar pangsa pasar, kelemahan dalam struktur permodalan, kelemahan di bidang organisasi dan manajemen dan keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi,” jelas H. Gusmal. Untuk itu, kepada ibuk semua tolong berfikir bisnismen, kita harus melakukan survey pasar terlebih dahulu sebelum membuat suatu produk, karena Kita bersaing tidak hanya di lingkup kabupaten solok saja, dengan usaha dari daerah lain.

Kemudian kata Bupati, UMKM disarankan membuat suatu sistim manajemen yang baik, kelola pembukuan dengan rapi sehingga kita dapat memnghitung perusaah kita ini untung atau merugi
Untuk bersaing tentu kita harus punya keunggulan dan kualitas yang lebih bagus dari produk-produk yang lain. Untuk masa yang akan datang akan ada gedung-gedung promosi di Kabupaten Solok dalam rangka membantu memasarkan hasil produk UMKM kita.
Diantara Kelompok usaha penerima mesin bordir masing-masing 1 unit seperti Putri sulita (sulit air), Jealliza (Sulit Air), Ramayunis (Kotobaru), Neli puspinar (Air Dingin), PKBN Putri Gumanti (Alahan Panjang), PKBN Pelita Hati (Batu Bajanjang), Doti Karnola (Kotobaru), Anggrek Bordir, (Kapuah Sumani, Pitra Dewi (Saniang Baka), Bordir Sari (Sulit Air). Sementara penerima kemasan plastik masing-masing 2000 lembar antara lain Sanjai Ratu (Guguak Sarai), Kue kering suci (Saniang Baka), Kelapa gonseng uni (Bukit Tandang), Keripik pisang Upik Mala (Jawi-Jawi Guguk), Inai-inai Fatmawati (Sulit Air) dan Penerima alat tenun bukan mesin (ATBM) yakni Family Tenun dari nagari Batu Banyak (Ujang Jarbat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here